Loading
Foto ilustrasi pixabay.com
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kewaspadaan tinggi gelombang 4.0 meter Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia dan Selat Sunda bagian selatan sepanjang hari Rabu (17/1). Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Tatang di Serang, mengatakan peringatan dini kewaspadaan, terutama bagi pelaku pelayaran khususnya perahu nelayan dan kapal tongkang yang melintasi Perairan Banten. Saat ini, tinggi gelombang antara 2.5 sampai 4.0 meter (tinggi) terjadi di Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia di wilayah pesisir pantai Kabupaten Lebak mulai Pantai Binuangeun, Tanjung Panto, Cihara, Suka Hujan, Cibobos, Panggarangan, Bayah, Pulomanuk dan Sawarna. Begitu juga Perairan Selat Sunda bagian selatan di wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang mulai Pantai Carita, Labuan, Panimbang, Sumur, Cikeusik dan Ujung Kulon. Meski demikian, menurut Tatang seperti dikutip Antara, penyeberangan Pelabuhan Merak (Banten)- Bakauheni (Lampung) yang melintasi Perairan Selat Sunda bagian Utara, relatif normal dan aman dengan tinggi gelombang 1,25 meter (rendah). BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan angin disertai petir/kilat pada sore hari dengan suhu udara rata-rata 23-33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 60-95 persen dan angin bergerak dari arah barat daya hingga barat laut 05-30 kilometer/jam. Peringatan dini kewaspadaan hujan lebat dan angin kencang disertai petir berlaku untuk Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang. Sementara itu, cuaca di wilayah Banten dan sekitarnya potensi hujan intensitas ringan dan sedang terjadi pada siang hari.