Loading
Warga Dusun Glak, Desa Hale rela berdesak-desakan di dalam mobil yang mengangkut mereka dari Glak ke Hale yang menjadi ibukota Desa. (Foto-Foto: Arahkita/VJ Chabarezy Jr)
MAUMERE, ARAHKITA.COM - Antsusiasme warga Dusun Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara demi mendapatkan pelayanan vaksinasi COVID-19 sangat luar biasa. Mereka rela berdesak-desakan di dalam mobil yang mengangkut mereka dari Glak ke Hale yang menjadi ibukota Desa sejauh sekitar delapan kilometer. Kondisi jalan rusak parah dan sangat memprihatinkan tak soal bagi mereka.
Pantauan media ini pada Rabu (8/12/2021) pagi, tampak dua unit mobil dari Kodim 1603/ Sikka, menjemput ratusan warga Dusun Glak dan kemudian diantar ke Kantor desa Hale untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi COVID -19 dosis pertama.
Kegiatan vaksinasi yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah terlaksana dengan baik berkat kerja sama dengan Kodim 1603/Sikka, Puskesmas Mapitara dan Pemerintah Desa Hale. Kegiatan bertempat di Kantor desa Hale, kecamatan Mapitara pada Rabu (8/12/2021) ini melibatkan tenaga vaksinator dari Nakes PKM Mapitara dan anggota TNI sebanyak 2 orang.
Antonius Tesen (35) warga Dusun Glak mengatakan untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi COVID-19 pada hari ini masyarakat Dusun Glak harus rela berdesak-desakan naik mobil melintasi jalan yang rusak parah."Kami masyarakat dusun Glak ini berada di daerah yang sangat terpencil. Kondisi jalannya rusak parah, kami harus berdesak desakan naik mobilnya tentara. Ada yang memilih jalan kaki mereka takut naik mobil karena jalan rusak parah, jadi mereka bilang biar kami jalan kaki saja,"tutur Tesen.
Antonius Tesen (35) warga Dusun Glak.
Tesen berharap kondisi jalan ini segera diperbaiki pemerintah. Sebab akses jalan tersebut merupakan jalan poros Kecamatan yang menghubungkan beberapa Kecamatan di bagian Selatan Kabupaten Sikka.
Tonton juga: Rela Berdesak-desakan di Mobil dan Berjalan Kaki Seajuh 8 KM untuk Dapatkan Vaksin COVID-19di link Youtube: https://youtu.be/LPwWs7sy94w
"Kami berharap pemerintah bisa membuat jalan yang baik agar aktivitas kami bisa berjalan dengan baik," pungkasnya
Selanjutnya Laurensius Laro Kepala Puskesmas Mapitara, mengatakan kegiatan vaksinasi secara wilayah Kecamatan Mapitara, masih rendah dalam percepatan vaksinasi COVID-19 yang hingga kini baru mencapai 36 persen yakni sebanyak 1600 warga yang telah tervaksin dari sasaran sebanyak 4.136 warga.
"Kondisi ini terjadi selain karena kondisi jalan yang tidak baik, dan juga banyak warga yang tinggal di daerah terpencil, masih banyak warga yang percaya hoax jika setelah divaksin akan meninggal dunia. Ini yang menjadi kendala selama ini meskipun edukasi dan sosialisasi terus dilakukan,”kata Laurensius.
Sementara Kepala Desa Hale Albertus Ruben berterima kasih kepada pihak Puskesmas Mapitara, BIN, Kodim 1603/ Sikka dan berbagai pihak lainnya atas kerja sama dan sinergitas sehingga pelayanan vaksin COVID-19 untuk warga desa Hale pada hari ini dapat berjalan dengan lancar.
"Memang kita sudah berupaya namun target capaian belum maksimal. Hal ini yang membuat kami harus berkeliling untuk menjemput warga lagi dari rumah ke rumah, sehingga total warga yang mendapatkan vaksinasi COVID-19 hari ini mencapai 287 orang," ungkap Ruben.
Selanjutnya pihaknya akan koordinasi dengan Puskesmas, sehingga dalam minggu ini akan dilakukan pelayanan lanjutan di kantor Desa Hale.
Danramil 1603-05/Bola Kapten Infanteri Imran Tiwa.
“Kendala yang dihadapi saat ini warga kebanyakan tinggal di kebun, apalagi sekarang sudah memasuki musim tanam. tapi kami akan tetap upayakan itu,”tutur Ruben.
Danramil 1603-05/Bola Kapten Infanteri Imran Tiwa mengatakan kami sebagai anggota TNI dari Kodim 1603/Sikka dan Saya Danramil Bola bersama anggota sangat mendukung kegiatan Vaksinasi COVID-19 di Desa Hale hari ini.
"Sebagai bentuk dukungan kami, kami menyiapkan dua unit mobil untuk menjemput dan mengantar warga di daerah daerah yang jauh dan terpencil untuk datang mengikuti vaksinasi di kantor desa Hale," kata Imran Tiwa.