Loading
Damkar berhasil padamkan api empat bangunan di pemukiman padat Bidara Cina, Jaktim.(Antaranews)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Tiga unit rumah dan satu unit masjid yang terbakar berada di tengah perkampungan padat penduduk di RT10 RW10 Jalan Mulia, Bidara Cina Jatinegara.
Petugas Sub Pemadam Kebakaran Jakarta Timur harus menerobos rumah salah satu penduduk di pemukiman padat Bidara Cina, Jatinegara, untuk memadamkan api yang membakar empat bangunan, Sabtu (17/8/2019) sore.
"Ini lingkungan padat penduduk. Sulit untuk mobil damkar bisa tembus. Kami dibantu warga membuka akses selang dari dalam rumahnya," kata Perwira Piket Sub Damkar Jakarta Timur, Mardianto di Jakarta.
Petugas pemadam hanya bisa mengakses Jalan Kebon Nanas 1 Kelurahan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.
Kedua lokasi itu dibelah oleh aliran Kali Baru.
Ruangan di dalam rumah RT12 RW08 Cipinang Cempedak menjadi akses masuk petugas untuk menarik selang menuju TKP. Sejumlah petugas juga harus turun ke Kali Baru untuk sampai ke lokasi kebakaran.
"Saya yang kasih izin petugas damkar masuk. Karena tidak ada jalan lain lagi. Kebetulan rumah saya yang langsung berhadapan dengan lokasi kebakaran," kata pemilik rumah Wardi.
Selang pemadam kebakaran dari Jalan Kebon Nanas 1 menerobos masuk ke dalam rumah Wardi hingga mencapai TKP.
Hanya dalam waktu 15 menit, petugas Damkar berhasil menguasai api dan dilakukan pendinginan.
"Tidak ada korban jiwa. Api kita kuasai sebelum menyebar ke lingkungan lain," kata Mardianto.
Pihaknya masih melakukan penelusuran terkait pemicu insiden kebakaran tersebut.
Lupa Padamkan komporSejumlah saksi mata menyebutkan peristiwa kebakaran yang menghanguskan empat bangunan di RT10 RW10 Jalan Mulia, Bidara Cina, Jatinegara, Sabtu sore, dipicu api kompor yang lupa dipadamkan peserta lomba HUT ke-74 RI.
"Rumah yang kebakaran itu milik pedagang pecel lele. Dia kelupaan matikan kompor pas ikutan lomba," kata salah satu warga setempat, Rusli Siregar (43) di Jakarta.
Berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian terdapat kerumunan warga yang tengah menggelar lomba HUT Kemerdekaan RI.
Akibat kejadian itu, sebanyak tiga unit rumah dan satu bangunan masjid hangus terbakar pada pukul 15.01 WIB.
Saksi lainnya di TKP mengaku sempat mendengar suara ledakan kompor beberapa saat menjelang kebakaran.
"Ada suara kompor meleduk (meledak). Waktu itu saya nggak tahu kalau akhirnya begini (kebakaran)," ujar salah satu warga di TKP.
Perwira Piket Sub Damkar Jakarta Timur, Mardianto, mengatakan, hasil investigasi sementara diketahui lokasi kejadian adalah dapur tempat memasak.
"Api menjalar dari dalam dapur rumah warga," katanya sebagaimana diberitakan Antara.
Sejak laporan diterima, kata dia, sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diluncurkan ke TKP yang padat penduduk itu. Hanya dalam waktu 15 menit api berhasil dikuasai.
"Untung ada warga yang mengizinkan kami masuk ke dalam ruangan tamu menuju TKP. Sebab tidak ada jalan yang bisa diakses mobil pemadam. Akhirnya selang kita tarik dari dalam rumah penduduk," katanya.
Pihaknya mencatat tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta