Tahap Pertama, 50 Desa di Kabupaten Kupang Cairkan Dana Desa


  • Selasa, 04 Juni 2019 | 16:16
  • | News
 Tahap Pertama, 50 Desa di Kabupaten Kupang Cairkan Dana Desa Ilustrasi: Alokasi Dana Desa. (Metrotvnews.com)

KUPANG, ARAHKITA.COM - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Charles Panie mengatakan 50 desa dari 160 desa di daerah itu mulai melakukan pencairan dana desa tahap pertama tahun 2019.

"Kami sudah memproses pencairan dana desa tahap pertama untuk 50 desa di Kabupaten Kupang. Proses pencairan dana itu mulai dilakukan pada pekan lalu," kata Charles Panie ketika dihubungi Antara di Kupang, Senin (2/6/2019).

Dia menegaskan hal itu berkaitan dengan realisasi pencairan alokasi dana desa (ADD) tahun 2019 guna mempercepat proses pembangunan kawasan pedesaan daerah ini.

Menurut Charles, seperti dilakukan tahun-tahun sebelumnya pencarian dana desa di Kabupaten Kupang dicairkan melalui tiga tahap proses pencarian dana.     

Pada tahap pertama tambah Charles dilakukan pencarian dana sebesar 20 persen yang saat ini sedang dilakukan untuk desa-desa yang telah memberikan laporan pertangungjawaban penggunaan dana desa tahun 2018.

Ia mengatakan, setelah tahap pertama selesai kemudian diikuti dengan pencarian dana desa tahap kedua sebesar 40 persen dari alokasi dana desa yang diterima setiap desa.

"Kami targetkan dana desa tahap ketiga sebesar 40 persen sudah bisa dilakukan pada bulan Agustus 2019,"tegasnya.

Mantan Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Kupang ini mengatakan untuk pencarian dana desa harus menyusun dan mengesahkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBDes) dan menyelesaikan Peraturan Desa (Perdes) menyangkut dana desa yang dikelola setiap desa.

Pada tahun 2019 Kabupaten Kupang mendapat alokasi dana desa sebesar Rp164 miliar yang dialokasikan untuk 160 desa di wilayah itu.

Pengalokasikan dana desa untuk kabupaten yang berbatasan dengan Distrik Oecusse, Timor Leste ini mengalami kenaikan dari tahun 2018 yang hanya mencapai Rp136 miliar.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru