Loading
Ilustrasi: Gempa bumi. (Aceh Portal)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 6,9 Skala Richter (SR) terjadi pada Jumat (12/4/2019) pukul 18.40 WIB dengan lokasi 87 kilometer Barat Daya Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima di Jakarta, Jumat (12/4/2019) menyebutkan pusat gempa berada di 1,90 Lintang Selatan dan 122,54 Bujur Timur dengan kedalaman gempa berada pada 10 kilometer.
Getaran gempa dirasakan di Sumalata III Modified Mercalli Intensity (MMI), Manado II MMI, Gorontalo II-III MMI, Kotamobagu III MMI, di Kolaka utara III -IV MMI
Kendari II -III MMI, Konawe II MMI, Kolaka III MMI, konawe kepulauan III MMI.
Terkait gempa tersebut BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulteng.
Baca juga:
Indonesia Berdzikir, tvOne Rayakan 18 Tahun dengan Dialog Kebangsaan dan Doa untuk NegeriSalah seorang warga Gorontalo, Ama, mengakui kalau sempat panik dan keluar rumah saat gempa itu terjadi.
"Saya langsung keluar rumah, karena guncangan gempa ini cukup lama," kata ibu rumah tangga ini.
Sementara beberapa pengendara roda dua harus menghentikan kendaraannya karena antisipasi dampak buruknya.
"Saya memilih menghentikan motor saya, karena saya sadar jalannya tidak stabil" tambah Ardi, pengendara dari Dungingi itu.Staf di BMKG Gorontalo merilis bahwa gempa dengan magnitudo 6.9 SR, berlokasi sekitar 1.90 LS,122.54 BT (87 km Barat daya BANGGAI KEP-SULTENG).
Kedalaman 10 Km dirasakan di Sumalata III MMI, Manado II MMI, Gorontalo II-III MMI, Kotamobagu III MMI.
Warga masih berada di luar rumah sambil menunggu informasi dari kondisi pascagempa ini.
BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Tengah terkait gempa bumi magnitudo 6,9 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Jumat (12/4) pukul 18.40 WIB.
Informasi dari BMKG menyebutkan untuk wilayah Morowali Sulawesi Tengah perlu mewaspadai munculnya tsunami. Waktu tiba gelombang diperkirakan dapat berbeda.
BMKG juga menyebutkan gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar.