Kepala BGN Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta Senin (2772026). ANTARA
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat transparansi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan sebuah ekosistem digital yang memungkinkan masyarakat, khususnya orang tua, memantau pelaksanaan program secara langsung.
Melalui portal digital yang tengah dikembangkan, orang tua nantinya dapat mengetahui sekolah penerima Program MBG, menu makanan yang disajikan setiap hari, lokasi dapur yang memasak makanan, hingga siapa Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab.
Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan sistem tersebut merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola program yang lebih terbuka, akuntabel, dan mudah diawasi oleh masyarakat.
Baca juga:
Kepala BGN Sudaryono Minta Publik Lapor Jika Ada yang Mengaku Orang Dekatnya untuk Urusan MBG"Kami sedang mengembangkan sistem agar masyarakat dapat terlibat dalam pengawasan pelaksanaan MBG. Orang tua nantinya dapat mengetahui sekolah mana yang menerima layanan, menu apa yang disajikan setiap hari, makanan tersebut dimasak di dapur mana, hingga siapa Kepala SPPG yang bertanggung jawab. Transparansi ini menjadi bagian dari upaya kami membangun tata kelola yang lebih baik," ujar Sudaryono di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Orang Tua Cukup Login dengan Identitas Peserta Didik
Baca juga:
BGN Tutup 833 Dapur SPPG Bermasalah, Tak Dibayar karena Langgar SOP dan Standar HigienitasPortal digital tersebut ditargetkan dapat diakses masyarakat dalam waktu dekat. Pengguna hanya perlu masuk menggunakan identitas peserta didik untuk memperoleh informasi secara real time mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Selain menampilkan menu harian, sistem juga akan memberikan informasi mengenai lokasi SPPG yang melayani sekolah, identitas Kepala SPPG, serta cakupan layanan yang diberikan kepada peserta didik.
Baca juga:
Kepala BGN Sudaryono Minta Publik Lapor Jika Ada yang Mengaku Orang Dekatnya untuk Urusan MBGDengan sistem ini, orang tua diharapkan dapat mengetahui secara langsung kualitas layanan yang diterima anak-anak mereka tanpa harus datang ke sekolah atau mencari informasi secara manual.
Dashboard Publik Tampilkan Perkembangan Program Nasional
Tak hanya portal bagi orang tua, BGN juga menyiapkan dashboard publik yang dapat diakses masyarakat secara luas.
Dashboard tersebut akan memuat berbagai data penting, mulai dari jumlah SPPG yang telah beroperasi, persebarannya di berbagai wilayah Indonesia, sekolah-sekolah yang menerima layanan, hingga perkembangan implementasi Program MBG secara nasional.
Kehadiran dashboard ini diharapkan semakin memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh data mengenai pelaksanaan program.
Dorong Pengawasan Bersama
Menurut Sudaryono, keterbukaan informasi bukan sekadar memberikan akses data kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari mekanisme pengawasan bersama agar kualitas layanan Program MBG tetap terjaga.
Mengingat program ini dilaksanakan dalam skala nasional, partisipasi masyarakat dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
BGN juga ingin mengurangi proses administrasi yang selama ini masih dilakukan secara manual dan menggantinya dengan sistem digital yang lebih praktis, transparan, dan efisien.
"Kami ingin mengubah sistem yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual menjadi sistem digital yang lebih mudah, transparan, dan nyaman bagi semua pihak. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi bertanya secara manual karena seluruh informasi dapat diakses melalui sistem," kata Sudaryono dikutip Antara.
Digitalisasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan salah satu program prioritas pemerintah tersebut.