Kebakaran Hutan di Prancis Meluas, Lebih dari 14.000 Hektare Hangus. (Ilustrasi AI)
PARIS, ARAHKITA.COM – Kebakaran hutan berskala besar melanda wilayah Gironde, Prancis barat daya, dan memicu situasi darurat. Hingga Jumat (24/7/2026), lebih dari 110.000 warga terpaksa mengungsi setelah api menghanguskan sedikitnya 14.000 hektare lahan.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menyebut bencana ini sebagai kebakaran hutan yang "belum pernah terjadi sebelumnya". Dalam wawancaranya dengan stasiun televisi TF1, ia mengatakan skala kebakaran kali ini jauh lebih besar dibandingkan kebakaran hutan yang pernah melanda negara tersebut pada 2023.
Sebagai dampak dari meluasnya kobaran api, Bandar Udara Bordeaux terpaksa ditutup sementara. Pemerintah Prancis juga mengerahkan tambahan personel militer untuk memperkuat operasi pemadaman yang masih berlangsung.
Api Terus Meluas
Kebakaran bermula pada Selasa (21/7/2026) di kawasan dekat Teluk Arcachon, Gironde. Cuaca yang sangat kering disertai angin kencang membuat api cepat menyebar ke berbagai wilayah sehingga menyulitkan upaya pemadaman.
Baca juga:
Presiden Prabowo dan Delegasi Indonesia Beri Standing Ovation Usai Prancis Akui PalestinaOtoritas setempat terus melakukan evakuasi warga dari daerah yang berpotensi terdampak demi menghindari jatuhnya korban jiwa.
Prancis Minta Bantuan Uni Eropa
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah telah mengaktifkan Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa (UCPM) untuk mempercepat bantuan internasional dalam menghadapi kebakaran hutan yang semakin meluas.
Melalui akun media sosial X, Macron mengatakan kondisi kebakaran, khususnya di Gironde, masih sangat mengkhawatirkan. Ia memastikan Prancis akan segera menerima bantuan pesawat pemadam kebakaran dari Kroasia, Portugal, Republik Ceko, dan Slovakia.
Puluhan Titik Kebakaran Masih Aktif
Saat ini, Prancis masih berjibaku menangani 32 titik kebakaran hutan yang tersebar di berbagai wilayah.
Data pemerintah menunjukkan bahwa sejak awal 2026, lebih dari 50.000 hektare lahan telah terbakar di seluruh Prancis. Angka tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan meningkatnya ancaman kebakaran akibat kondisi cuaca ekstrem.
Pemerintah Prancis terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia sembari berharap bantuan internasional dapat mempercepat pengendalian api dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.