Sabtu, 15 Agustus 2026

MBG Belum Diubah, Pemerintah Masih Kaji Sasaran Penerima hingga Desil 7–10


  • Senin, 20 Juli 2026 | 21:30
  • | News
 MBG Belum Diubah, Pemerintah Masih Kaji Sasaran Penerima hingga Desil 7–10 Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah memastikan belum ada perubahan terhadap sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wacana penyesuaian penerima manfaat, termasuk kemungkinan pembatasan hingga kelompok desil 7, masih berada pada tahap kajian dan belum menjadi keputusan resmi. Saat ini, pemerintah memilih fokus membenahi pelaksanaan program setelah pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Evaluasi tersebut diharapkan dapat membuat program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah masih membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk melakukan pembenahan di BGN sebelum memutuskan langkah lanjutan terkait Program Makan Bergizi Gratis.

"Belum. Setelah terjadi proses perubahan pimpinan di BGN, kami menyampaikan bahwa kami mohon waktu untuk melakukan proses pembenahan kurang lebih satu bulan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Menurut Prasetyo, hasil inventarisasi berbagai persoalan dalam pelaksanaan MBG telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kini tengah mempertajam evaluasi sekaligus mengkaji berbagai opsi agar pelaksanaan program semakin efektif.

Salah satu pembahasan dalam rapat bersama Presiden adalah simulasi penerapan MBG dengan mempertimbangkan karakteristik setiap daerah. Pendekatan tersebut dinilai penting, terutama bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki kondisi geografis berbeda dengan daerah lain.

Di kawasan 3T, misalnya, jumlah penerima manfaat relatif lebih sedikit dan tersebar di berbagai lokasi sehingga mekanisme penyaluran membutuhkan strategi yang berbeda.

Prasetyo juga menegaskan bahwa pembahasan mengenai penyesuaian sasaran penerima manfaat, termasuk wacana membatasi penerima hingga kelompok desil tertentu, masih sebatas kajian internal dan belum diputuskan sebagai kebijakan pemerintah dikutip Antara.

Wacana tersebut muncul setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG dengan tujuan agar bantuan dapat lebih tepat sasaran. Salah satu opsi yang dibahas adalah memprioritaskan penerima dari kelompok desil 1 hingga desil 7, sementara kelompok desil 8 sampai desil 10 masih dalam tahap pembahasan.

Sebagai informasi, desil merupakan klasifikasi tingkat kesejahteraan penduduk yang dibagi menjadi 10 kelompok. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru