Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato sambutan dalam kegiatan Panen Raya TNI dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada pejabat yang menyalahgunakan kepercayaan rakyat. Menurutnya, setiap pejabat negara yang digaji dari uang rakyat wajib bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan justru mengeluarkan kebijakan yang merugikan mereka.
Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memimpin panen raya bersama TNI yang digelar serentak di 43 lokasi di seluruh Indonesia dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan komitmennya memberantas korupsi dan memperkuat persatuan nasional.
"Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat," kata Prabowo.
Baca juga:
Prabowo Minta BGN Kaji Anggaran MBG Rp15 Ribu per Siswa, Jika Belum Cukup Siapkan Skema BaruSeluruh Pejabat Diminta Bekerja untuk Kepentingan Rakyat
Presiden menegaskan seluruh unsur pemerintahan harus memiliki tujuan yang sama, yakni melayani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengatakan pejabat yang dipilih rakyat maupun aparatur di pemerintahan, birokrasi, hingga badan usaha milik negara harus bersatu dan bekerja secara kompak demi kepentingan bangsa.
Tak Ada Ampun bagi Koruptor
Selain mengingatkan soal kebijakan yang merugikan masyarakat, Prabowo kembali menegaskan sikap keras pemerintah terhadap praktik korupsi.
Menurutnya, pencurian uang rakyat merupakan tindakan yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun.
"Apalagi mencuri uang rakyat. Kita tidak toleransi. Saya tidak toleransi. Saya tidak akan ragu-ragu!" tegasnya.
Prabowo menambahkan seluruh komponen bangsa harus bekerja sama agar kekayaan negara benar-benar dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat serta generasi mendatang.
Ajak Seluruh Bangsa Perkuat Persatuan
Dalam pidatonya, Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong menghadapi berbagai tantangan nasional.
Ia menegaskan Indonesia tetap berkomitmen menjalin hubungan persahabatan dengan seluruh negara, namun di saat yang sama harus memperkuat solidaritas dan persatuan di dalam negeri.
"Kita tidak mau memusuhi siapa saja. Saya katakan kita mau bersahabat dengan semua negara. Tapi kita sadar sekarang bahwa kita harus kompak, kita harus bersatu, semua unsur," ujar Prabowo.
Panen Raya Jadi Bukti Ketahanan Pangan Gerakan Nasional
Pada kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan bahwa panen raya terintegrasi yang berlangsung serentak di 43 titik menjadi bukti bahwa ketahanan pangan kini bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian.
Menurutnya, upaya mewujudkan swasembada pangan telah berkembang menjadi gerakan nasional yang melibatkan berbagai unsur bangsa, termasuk TNI.Presiden pun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya panen raya tersebut serta semangat kolaborasi yang ditunjukkan seluruh pihak.
"Saya sangat menghargai semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa," kata Prabowo.