Willy Aditya Luncurkan Komik Pancasila untuk Pemula, Sasar Generasi Muda


  • Senin, 29 Juni 2026 | 10:30
  • | News
 Willy Aditya Luncurkan Komik Pancasila untuk Pemula, Sasar Generasi Muda Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat peluncuran buku Komik Pancasila untuk Pemula di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (28/6/2026). ANTARA/HO-DPR RI.n buku Komik Pancasila untuk

 

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meluncurkan buku Komik Pancasila untuk Pemula sebagai upaya menghadirkan cara baru dalam memahami nilai-nilai Pancasila, khususnya bagi generasi muda melalui media cerita bergambar.

Willy menegaskan bahwa Pancasila seharusnya tidak hanya dipahami sebagai hafalan dalam pelajaran, melainkan dijadikan pedoman hidup yang dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau Pancasila hanya diajarkan lewat hafalan, dia hanya akan menjadi artefak di museum. Saya ingin Pancasila menjadi way of life dan way of thinking yang dipraktikkan setiap hari,” kata Willy dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Peluncuran buku tersebut dilakukan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Minggu (28/6). Komik Pancasila untuk Pemula menjadi karya kedua Willy setelah buku sebelumnya berjudul Pancasila di Rumahku.

Berbeda dari karya sebelumnya yang lebih berbasis literasi konvensional, buku terbaru ini dikemas dengan pendekatan visual melalui format komik agar lebih mudah dipahami dan menarik bagi pembaca muda.

Willy menjelaskan bahwa proses penyusunan komik ini memakan waktu hampir dua tahun dengan melibatkan ilustrator, tim diskusi, hingga anak-anak sebagai pembaca awal untuk memastikan cerita dan visualnya mudah dipahami.

Ia mengaku terinspirasi dari pengalaman membacakan komik edukatif kepada anak-anak, yang menurutnya efektif dalam meningkatkan minat baca sekaligus menyampaikan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam karyanya, Willy juga mengajak generasi muda untuk mendiskusikan relevansi Pancasila dalam menghadapi tantangan era modern, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI), transhumanisme, hingga transformasi digital.

“Saya ingin mengajak generasi muda memperdebatkan Pancasila dalam kerangka metodologi dan relevansinya. Pancasila tidak menyeramkan dan bukan sekadar slogan,” ujarnya.

Komik tersebut menghadirkan tokoh-tokoh fiktif yang menggambarkan kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah hingga interaksi sosial. Melalui cerita itu, nilai Pancasila seperti toleransi, kerja sama, dan menolak kebencian ditampilkan dalam bentuk yang lebih dekat dengan realitas anak muda.

Willy juga menegaskan bahwa Pancasila dapat dihidupi dalam tindakan sederhana sehari-hari.

“Kita adalah Pancasila. Ketika berbeda tetapi tetap bisa bekerja sama dan saling menghormati, itulah Pancasila,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina menyambut baik peluncuran komik tersebut. Ia menilai pendekatan kreatif seperti ini dapat membantu memperluas pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila.

“Di tengah pergulatan membumikan Pancasila, hari ini kami mendapat angin segar dari Pak Willy Aditya. Komik ini menjadi salah satu cara kreatif untuk mengaktualisasikan Pancasila di tengah masyarakat,” ujar Rima.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru