BNPB: 109 Warga Terdampak Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, 32 Orang Terluka


  • Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50
  • | News
 BNPB: 109 Warga Terdampak Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, 32 Orang Terluka Warga melakukan evakuasi mandiri saat terjadi gempa di Pantai Tondo, Palu, Sualwesi Tengah, Selasa (16/6/2026). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/tom.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 109 jiwa atau 45 kepala keluarga (KK) terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan hingga saat ini tercatat 32 warga mengalami luka-luka. Rinciannya, 24 orang mengalami luka ringan dan delapan lainnya mengalami luka berat.

“Seluruh data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui oleh petugas lapangan,” ujar Abdul Muhari di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Lokasi episenter berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, serta 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.

Kabupaten Sigi menjadi daerah yang paling terdampak akibat gempa tersebut. BNPB mencatat sebanyak 69 warga atau 24 KK terdampak di wilayah ini. Selain itu, 21 warga mengalami luka ringan dan delapan warga lainnya mengalami luka berat.

Sementara itu, laporan dari wilayah terdampak lainnya menunjukkan sekitar 40 jiwa atau 21 KK terdampak. Di Kota Palu, dua warga dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Secara keseluruhan, wilayah yang terdampak gempa meliputi Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Poso.

Selain menimbulkan korban luka, gempa juga menyebabkan kerusakan pada puluhan bangunan. Pendataan sementara mencatat sedikitnya 64 rumah terdampak, termasuk empat rumah yang mengalami kerusakan ringan di Kabupaten Poso dikutip Antara.

Kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas publik, meliputi empat tempat ibadah, empat fasilitas umum, dua jembatan, dua gedung perkantoran, serta satu tempat usaha. Selain itu, satu ruas jalan provinsi yang menghubungkan Palu, Sigi, dan Poso dilaporkan amblas akibat guncangan gempa.

Di Kabupaten Sigi, terdapat lima rumah terdampak dan tiga rumah mengalami kerusakan ringan. Satu ruas jalan provinsi di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan. Sementara di Kabupaten Parigi Moutong, sebanyak 15 rumah dilaporkan terdampak.

Di Kota Palu, kerusakan terjadi pada Jembatan III yang mengalami retakan. Selain itu, satu tempat usaha dan satu bangunan hotel juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa.

BMKG mencatat hingga pukul 14.00 WIB telah terjadi 55 kali gempa susulan di sekitar lokasi gempa utama. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG terkait perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru