Loading
Polisi menghukum push up pengendara roda dua yang melanggar aturan lalu lintas saat operasi patroli serentak di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin malam.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Langkah tegas diambil jajaran Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi untuk menjamin keamanan masyarakat, khususnya para pekerja malam. Guna menekan angka kriminalitas dan kejahatan jalanan, patroli skala besar digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Fokus utama dari operasi ini adalah menyisir titik-titik rawan, akses perbatasan, hingga jalur-jalur sepi menuju kawasan industri yang selama ini kerap menjadi momok bagi para karyawan pabrik.
Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Pol. Sumarni, menegaskan bahwa pergerakan para pelaku kejahatan yang sering mengincar pekerja shift malam menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
"Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan di sejumlah titik rawan Kabupaten Bekasi, termasuk akses perbatasan dan jalur menuju kawasan industri," ujar Kombes Pol. Sumarni di Cikarang.
Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan tidak ragu melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengendara yang gerak-geriknya mencurigakan. Langkah preventif ini mencakup penggeledahan barang bawaan untuk mengantisipasi peredaran senjata tajam (sajam), minuman keras, hingga narkoba yang berpotensi memicu tindak pidana.
"Kami menyisir akses kawasan industri dengan memeriksa satu per satu barang bawaan pengendara yang dicurigai. Operasi ini kami lakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya memperketat pengawasan terutama di titik-titik rawan," tambah Sumarni.
Layanan Pengaduan 24 Jam: Program "CLBK" Bunda Kapolres
Tidak hanya melakukan tindakan preventif di lapangan, Kombes Pol. Sumarni juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan sekitar. Jika melihat aktivitas yang mencurigakan, warga diimbau untuk segera memanfaatkan layanan interaktif kepolisian yang responsif dan siap melayani 24 jam.
Masyarakat dapat menghubungi:
Call Center Polri: 110
Hotline Kepolisian 24 Jam: 08111939110
WhatsApp CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres): 081383990086
"Kami harap warga tidak ragu melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar lingkungan mereka," tegasnya.
Sementara itu, kesigapan patroli juga terlihat di wilayah Kecamatan Cikarang Pusat. Di lokasi ini, petugas mendapati tiga remaja yang nekat berkendara tanpa mengenakan helm dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Sebagai bentuk edukasi yang humanis namun tetap memberikan efek jera, petugas memberikan sanksi disiplin berupa push up di tempat.
Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, membenarkan adanya penindakan tersebut sebagai langkah pembinaan agar generasi muda lebih tertib dalam berlalu lintas.
"Ada tiga orang saja. Kita berikan pembinaan disiplin karena mereka tidak punya SIM dan tidak memakai helm," ungkap AKP Elia Umboh.
Pihak kepolisian berharap, lewat pendekatan yang masif dan konsisten ini, angka kriminalitas di Bekasi dapat ditekan secara signifikan sehingga ruang gerak pelaku kejahatan semakin mempersempit.
"Dengan adanya patroli intensif dan masif ini, kami berharap situasi kondusif dapat terus terjaga, terutama di area-area yang selama ini menjadi titik rawan tindak kriminalitas," tutup Elia.