Loading
Wiratama memperluas jaringan organisasi masyarakat sipil dengan membentuk koordinator daerah di 15 wilayah Indonesia. (Foto: Dok. Wiratama)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Organisasi masyarakat sipil Wiratama terus memperluas langkahnya di berbagai daerah Indonesia. Tidak hanya membangun gerakan dari pusat, Wiratama kini memperkuat jaringan hingga ke tingkat lokal dengan membentuk koordinator daerah di sejumlah wilayah strategis.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya organisasi untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memahami persoalan sosial yang berkembang di setiap daerah secara lebih nyata dan kontekstual.
Bagi Wiratama, pembentukan koordinator daerah bukan sekadar memperluas struktur organisasi. Kehadiran para koordinator di lapangan diharapkan mampu mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat serta menghadirkan program yang relevan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Baca juga:
Wujudkan Lingkungan Hijau, Wiratama CS Gelar Program Berbagi dan Tanam Pohon di Nara Kupu VillageHingga saat ini, Wiratama telah hadir di sedikitnya 15 daerah di Indonesia. Wilayah tersebut mencakup Aceh, DKI Jakarta, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Bogor Raya, Cirebon, Garut, Madura, Lumajang, Jambi, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.
Jangkauan yang membentang dari wilayah barat hingga timur Indonesia menunjukkan keseriusan Wiratama dalam membangun gerakan sosial berskala nasional yang tetap berakar pada kebutuhan masyarakat lokal.
Yang menarik, penguatan jaringan daerah ini juga dibarengi dengan pemanfaatan media sosial secara aktif. Setiap koordinator daerah didorong memiliki kanal komunikasi digital yang dikelola secara konsisten untuk menyampaikan berbagai aktivitas dan program organisasi kepada masyarakat.
Di era digital, media sosial dinilai menjadi sarana penting untuk menjangkau masyarakat lebih luas, terutama generasi muda yang kini banyak terlibat dalam gerakan sosial dan aktivitas komunitas.
Melalui platform digital tersebut, informasi mengenai kegiatan Wiratama dapat disampaikan secara cepat dan real-time. Tidak hanya sebagai media publikasi, media sosial juga dimanfaatkan sebagai ruang interaksi dua arah agar masyarakat dapat ikut terlibat dan memberikan masukan terhadap berbagai program yang dijalankan.
Selain itu, keberadaan media sosial di tingkat daerah juga membantu menjaga konsistensi nilai dan identitas organisasi di tengah keberagaman wilayah Indonesia. Dengan pendekatan ini, Wiratama berharap setiap gerakan yang dilakukan tetap memiliki semangat yang sama, meski dijalankan dalam konteks sosial yang berbeda-beda.
Direktur Wiratama CS, Deni Gunawan, menyebut perkembangan jaringan daerah ini sebagai momentum penting bagi organisasi untuk terus bertumbuh.
“Dengan adanya koordinator di berbagai wilayah, Wiratama berharap dapat lebih responsif terhadap kebutuhan lokal serta mendorong lahirnya program-program yang relevan dengan kondisi masyarakat setempat,” ujar Deni dalam keterangannya, Selasa (19/05/2026).
Menurut Deni, pengembangan media sosial daerah juga menjadi salah satu agenda strategis organisasi ke depan. Ia menilai media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik.
Kehadiran Wiratama di berbagai daerah juga memperlihatkan bahwa organisasi ini tidak hanya fokus pada kota-kota besar. Sejumlah wilayah yang selama ini jarang mendapat perhatian turut menjadi bagian dari jaringan yang dibangun.
Keberagaman daerah tersebut justru dianggap sebagai kekuatan utama organisasi. Setiap koordinator membawa pengalaman dan perspektif sosial yang berbeda, mulai dari wilayah Sulawesi Barat, Bogor Raya, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur. Variasi pengalaman itu diharapkan mampu memperkaya program-program Wiratama agar lebih membumi dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Partisipasi masyarakat sendiri tetap menjadi fokus utama dalam setiap langkah organisasi ini. Dengan menghadirkan koordinator yang berasal langsung dari daerah terkait, Wiratama ingin membangun kedekatan dan kepercayaan yang lebih kuat dengan komunitas lokal.
Ke depan, organisasi ini berkomitmen untuk terus memperluas jaringan daerah, memperkuat kolaborasi antar koordinator, serta memastikan setiap wilayah memiliki sarana komunikasi yang efektif.
Melalui strategi penguatan jaringan yang dijalankan secara bertahap dan konsisten, Wiratama optimistis dapat berkembang menjadi organisasi masyarakat sipil yang inklusif, berdampak luas, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat Indonesia.