Loading
Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Timur (Jaktim) memperbaiki 50 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung yang dicuri, Jumat (15/5/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur.)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memastikan sebanyak 50 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, kembali menyala setelah dilakukan perbaikan menyusul aksi pencurian panel listrik.
Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan, mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan perbaikan sejak Jumat (15/5/2026) setelah menerima laporan terkait padamnya lampu jalan di kawasan tersebut.
“Kami bergerak cepat melakukan perbaikan lampu PJU di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, sejak Jumat (15/5/2026),” ujar Yanuar saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 50 lampu PJU berkekuatan 90 watt dan 120 watt mengalami gangguan akibat pencurian pada panel listrik yang mengatur operasional penerangan jalan.
Akibat kejadian tersebut, ruas Jalan Pemuda sempat gelap pada malam hari dan dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
“Dari hasil penyisiran di lapangan, tercatat ada 50 lampu PJU 90 watt dan 120 watt di Jalan Pemuda Rawamangun yang padam karena ada aksi pencurian pada panel listrik,” jelas Yanuar.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan perbaikan secara bertahap agar seluruh lampu dapat kembali berfungsi normal.
Selama proses perbaikan berlangsung, pengoperasian lampu dilakukan dengan sistem manual sambil menunggu penggantian perangkat yang rusak atau hilang akibat pencurian.
“Sementara pengoperasian lampu dilakukan dengan sistem pengaturan manual sambil menunggu proses penggantian perangkat,” tambahnya.
Menurut Yanuar, pelaku pencurian hingga kini belum diketahui karena aksi tersebut diduga dilakukan pada dini hari saat kondisi lingkungan sepi.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas di kawasan tersebut pada malam hari.
Selain itu, warga diminta ikut menjaga fasilitas umum agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Keberadaan dan kondisi fasilitas penerangan jalan perlu dijaga bersama demi kenyamanan dan keamanan warga Jakarta dan sekitarnya,” tutup Yanuar.