Lima Rumah Kontrakan di Ciracas Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik


  • Jumat, 08 Mei 2026 | 19:45
  • | News
 Lima Rumah Kontrakan di Ciracas Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik Petugas Gulkarmat Jaktim berupaya memadamkan kebakaran lima kontrakan di Jalan Asmin RT 02/RW 03 Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas. (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kebakaran melanda lima rumah kontrakan di Jalan Asmin RT 02/RW 03, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Jumat (8/5/2026) siang. Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah kontrakan dan dengan cepat merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Ketua RT 02 setempat, Muryani, mengatakan api awalnya muncul dari salah satu rumah kontrakan yang ditempati pemiliknya sendiri sebelum akhirnya membesar dan menjalar ke bangunan lain.

“Api terus cepat membesar dan merambat ke lima rumah kontrakan lainnya hingga hangus terbakar,” kata Muryani di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).

Kobaran api membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi di lokasi kebakaran, sementara warga berusaha memadamkan api menggunakan ember berisi air dan alat seadanya sebelum petugas datang.

Muryani mengaku sempat mendengar teriakan warga soal kebakaran. Saat keluar rumah, api sudah membesar dan sulit dikendalikan karena sebagian bangunan merupakan konstruksi lama yang mudah terbakar.

“Ini juga kan bangunan lama ya, jadi tidak bisa langsung padam pasti merambat,” ucapnya.

Ia menambahkan para penghuni kontrakan tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga karena api menyebar sangat cepat.

“Korsleting listrik dari satu rumah kontrakan yang ditempati oleh pemiliknya. Api langsung besar bermula dari belakang ruang tidur. Mulanya api dari situ memang,” jelas Muryani.

Tak lama kemudian, petugas dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur tiba di lokasi. Puluhan personel langsung menurunkan selang pemadam dan menyemprotkan air ke titik api untuk mencegah kebakaran meluas ke rumah lain di sekitar lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini berdampak pada 19 warga dari lima kepala keluarga (KK). Kerugian akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

“Tidak ada korban, yang terdampak 19 orang dari lima kepala keluarga (KK). Kerugian sekira Rp100 juta,” ujar Muryani.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru