Banjir Jakarta Selatan, Jalan Ciledug Raya Tergenang hingga Lutut Orang Dewasa


  • Senin, 04 Mei 2026 | 18:45
  • | News
 Banjir Jakarta Selatan, Jalan Ciledug Raya Tergenang hingga Lutut Orang Dewasa Bus minitrans putar balik akibat banjir di Jalan Swadarma Raya arah Cipulir-Ciledug. (Dok. Arahkita)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Selatan pada Senin sore memicu banjir di sejumlah titik. Salah satu yang terdampak cukup parah berada di Jalan Ciledug Raya, kawasan Cipulir, Kebayoran Lama.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mencatat ketinggian air di lokasi tersebut mencapai 70 sentimeter, atau setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat dan aktivitas warga terganggu.

"Tinggi muka air (TMA) 70 cm sampai pukul 16.40 WIB," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/5/2026) sore.

Menurut BPBD, banjir dipicu oleh hujan lokal dengan intensitas tinggi yang turun dalam waktu cukup lama. Akibatnya, saluran air tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke badan jalan.

Upaya penanganan terus dilakukan oleh petugas gabungan. BPBD Jakarta Selatan bekerja sama dengan personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta Sumber Daya Air (SDA) untuk mengatasi genangan.

"Waktu surut masih proses mengingat masih hujan," ujar Sukendar.

Sementara itu, BPBD DKI Jakarta juga mengerahkan personel untuk memantau kondisi di berbagai wilayah. Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan guna mempercepat penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal.

Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama saat hujan masih berlangsung. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 yang tersedia gratis selama 24 jam.

Sebagai langkah pencegahan, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan juga rutin melakukan pengerukan di 10 titik rawan banjir setiap hari. Kegiatan ini difokuskan di sejumlah aliran sungai besar seperti Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.

Selain pengerukan, petugas juga melakukan pembersihan saluran penghubung (PHB) dan pengurasan manual di berbagai lokasi untuk memastikan aliran air tetap lancar, terutama menghadapi musim pancaroba.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru