Rest & Relax ala KAMAJAYA: Alumni Teknik Sipil Atma Jaya ’87 Recharge di Nara Kupu Jogja


  • Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:55
  • | News
 Rest & Relax ala KAMAJAYA: Alumni Teknik Sipil Atma Jaya ’87 Recharge di Nara Kupu Jogja Ketua alumni KAMAJAYA TS’87, Frans Go menyampaikan refleksi sederhana dalam kebersamaan alumni Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta angkatan 1987 (KAMAJAYA TS’87) pada Sabtu, 2 Mei 2026 bertempat di Nara Kupu Jogja. (Foto-Foto: Istimewa)

JOGJAKARTA, ARAHKITA.COM - Ada masa ketika pertemuan tak lagi soal ramai-ramai, melainkan tentang makna. Tentang berhenti sejenak, menarik napas, dan menikmati hidup dengan lebih utuh.

Itulah yang terasa dalam kebersamaan alumni Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta angkatan 1987 (KAMAJAYA TS’87) berjumlah 41 orang berkumpul dalam suasana hangat pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Bertempat di Nara Kupu Jogja, momen ini menjadi lebih dari sekadar reuni. Ia adalah ruang untuk “recharge”—mengisi ulang energi, sekaligus mempererat kembali tali silaturahmi yang telah terjalin puluhan tahun.

Ketua alumni KAMAJAYA TS’87, Frans Go, menyampaikan refleksi sederhana namun dalam: “Saya sebagai ketua alumni berharap tali silaturahmi makin dipererat dengan cara mulai menikmati usia senior kita. Jalani slow living dan nikmati keindahan hidup bersama keluarga di sisa usia senja kita.”

Pesan ini menjadi benang merah dari pertemuan tersebut—bahwa hidup tak lagi tentang kecepatan, tetapi tentang kedalaman.

Di usia yang semakin matang, kebersamaan justru terasa lebih berharga. Bukan lagi sekadar nostalgia, melainkan ruang untuk saling menguatkan, berbagi cerita hidup, dan mensyukuri perjalanan yang telah dilalui.

Nara Kupu Jogja: Lebih dari Sekadar Tempat Berkumpul

Nara Kupu Jogja bukan sekadar lokasi, tetapi bagian dari pengalaman itu sendiri.

IMG_2026050300180071216

Terletak di kaki Gunung Merapi yang sejuk, Nara Kupu Jogja hadir sebagai destinasi istimewa yang menyatukan keindahan alam dengan filosofi hidup berkelanjutan. Di sini, perkebunan organik, konsep farm-to-table, kecintaan terhadap lingkungan, dan nilai kebersamaan berpadu dalam satu lanskap yang alami.

Dengan karakter edu-farm yang menjadi identitasnya, setiap pengunjung diajak untuk tidak hanya datang dan menikmati hidangan, tetapi juga kembali dekat dengan alam—belajar dari bumi, merasakan ritme kehidupan yang lebih tenang, dan mengalami perjalanan yang hangat, hidup, serta penuh makna.

Tak heran jika tempat ini terasa begitu selaras dengan semangat reuni KAMAJAYA: sederhana, natural, dan penuh kedalaman.

Reuni yang Menyentuh Makna Kehidupan

Tidak ada kemewahan berlebihan dalam pertemuan ini. Namun justru di situlah letak keindahannya.

Canda ringan, obrolan santai, hingga momen hening menikmati udara segar Jogja menjadi bagian dari pengalaman yang tak tergantikan.

Reuni ini seolah mengingatkan bahwa pada akhirnya, yang tersisa bukanlah pencapaian semata, melainkan hubungan—relasi yang tetap terjaga, waktu yang dibagikan, dan kenangan yang terus hidup.

Ketika Kebersamaan Menjadi Cara Menyembuhkan

Di tengah kesibukan dan perjalanan panjang hidup, momen seperti ini menjadi semacam jeda yang menyembuhkan. Bukan hanya tubuh yang beristirahat, tetapi juga hati yang kembali hangat.

KAMAJAYA TS’87 menunjukkan bahwa menjaga kebersamaan adalah bentuk sederhana dari merawat kehidupan itu sendiri—dan bahwa di usia apa pun, selalu ada ruang untuk kembali terhubung, menikmati, dan mensyukuri.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru