Paskah 2026 di Katedral Jakarta Angkat Isu Lingkungan dan Cinta Wastra Nusantara


  • Jumat, 03 April 2026 | 10:00
  • | News
 Paskah 2026 di Katedral Jakarta Angkat Isu Lingkungan dan Cinta Wastra Nusantara Umat Katolik menyaksikan pertunjukan teatrikal sebagai rangkaian dari perayaan Tri Hari Suci Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Jumat (3/4/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Perayaan Paskah 2026 di Gereja Katedral Jakarta mengusung tema kepedulian terhadap lingkungan serta kecintaan pada wastra Nusantara. Tema ini diambil dari arah dasar kelima Keuskupan Agung Jakarta yang menekankan pentingnya menjaga keutuhan ciptaan.

Humas Keuskupan Agung Jakarta, Susyana Suwadie, menjelaskan bahwa umat diajak untuk menjalani “pertobatan ekologis” sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bumi.

“Di sini semua umat diajak untuk melakukan pertobatan ekologis, yaitu bagaimana menjadikan bumi kita sebagai rumah kita bersama,” ujarnya di Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Selain itu, gereja juga mendorong penggunaan dan kecintaan terhadap wastra Nusantara sebagai bagian dari identitas budaya yang perlu dilestarikan.

Upaya nyata dalam menjaga lingkungan diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti penggunaan material daur ulang untuk dekorasi. Salah satu contohnya adalah ornamen Bukit Golgota yang dibuat dari sisa material pembangunan, bukan bahan baru.

“Kami juga mengawali dekorasi dengan menanam 16 pohon palem di sekitar patung Kristus Raja sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan,” tambah Susyana.

Dalam rangkaian ibadah Tri Hari Suci, Katedral Jakarta menyediakan sekitar 5.000 kursi setiap hari. Khusus ibadah Jumat Agung, misa dilaksanakan setelah prosesi Jalan Salib pada pukul 12.00 WIB, 15.00 WIB, dan 18.00 WIB dengan konsep hybrid.

Ibadah tersebut masing-masing dipimpin oleh Yusuf Edi Mulyono, Makarius Marsono, dan Yohanes Deodatus.

Antusiasme umat terlihat dari penuhnya kuota pendaftaran untuk sesi siang dan sore. Sementara itu, slot ibadah malam masih tersedia dalam jumlah terbatas.

Untuk memudahkan akses, umat yang hadir secara langsung dapat memanfaatkan area parkir di Masjid Istiqlal yang terhubung melalui Terowongan Silaturahmi menuju Katedral. Selain itu, tersedia juga lokasi parkir di Sekolah Ursula, Kantor Pos, dan kawasan Lapangan Banteng.

Layanan ibadah hybrid juga disediakan guna mengakomodasi umat lanjut usia atau yang sedang sakit agar tetap dapat mengikuti perayaan secara aman dan nyaman.

Perayaan Paskah tahun ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga ajakan konkret untuk menjaga lingkungan dan melestarikan budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari.


Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru