Loading
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. (Divhumas Polri)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 telah terlewati. Meski begitu, aparat tetap bersiaga karena masih ada ribuan kendaraan yang belum kembali ke Jakarta.
“Secara umum, kami melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati, dan tinggal 13,07 persen lagi yang harus kami hadapi,” ujar Sigit dalam konferensi pers yang disaksikan dari Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Pernyataan itu disampaikan berdasarkan data resmi dari PT Jasa Marga (Persero) terkait pergerakan kendaraan selama periode arus balik.
Hampir 3 Juta Kendaraan Keluar Jakarta
Berdasarkan data Jasa Marga, total kendaraan yang keluar dari Jakarta selama periode mudik dan Lebaran tercatat sebanyak 2.946.891 unit.
Sementara itu, hingga Sabtu pagi, kendaraan yang sudah kembali dan masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 2.561.629 unit.
“Dengan demikian, masih tersisa 385.262 kendaraan atau 13,07 persen,” kata Sigit.
Angka tersebut menunjukkan sebagian besar pemudik telah kembali ke Ibu Kota, dan arus lalu lintas secara umum mulai melandai dibandingkan puncaknya beberapa hari sebelumnya.
Polri Tetap Siaga Kawal Arus Balik
Meski puncak arus balik sudah terlewati, Kapolri menegaskan bahwa jajaran kepolisian bersama para pemangku kepentingan terkait akan terus memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat.
Langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas tetap dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan.
"Mudah-mudahan ini semua bisa terus kami jaga dan kelola, sehingga seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik dan balik bisa menikmati perjalanannya dan sampai di rumah masing-masing dengan selamat," ujarnya.
Dengan sisa sekitar 13 persen kendaraan yang masih dalam perjalanan menuju Jakarta, aparat berharap arus balik Lebaran 2026 dapat ditutup tanpa gangguan berarti dan angka kecelakaan tetap terkendali.
Bagi masyarakat yang masih dalam perjalanan, diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan rest area secara bijak demi keselamatan bersama.