Loading
Petugas mengevakuasi seorang pria yang tewas setelah terserempet lokomotif kereta api di perlintasan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Seorang pria dilaporkan tewas setelah terserempet lokomotif kereta api di perlintasan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 17.58 WIB. Peristiwa ini sontak menggegerkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Insiden tragis tersebut pertama kali diketahui dari informasi seorang anak kecil yang berada tak jauh dari lokasi.
Salah satu saksi mata, Beno, menuturkan bahwa dirinya baru mengetahui kejadian setelah diberi tahu anak tersebut.
"Awalnya anak kecil yang kasih tahu, setelah kejadian. Pas saya lihat, korban sempat bangun, tapi tatapannya kosong," kata Beno di Jakarta, Jumat.
Menurut Beno, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak setelah diduga terserempet kereta yang melintas. Warga sekitar pun berupaya memberikan pertolongan pertama sembari menunggu petugas datang.
Beno mengaku sempat memberikan air minum kepada korban dengan harapan bisa membantu menyadarkannya. Namun, respons korban tidak kunjung membaik.
"Dikasih air, tapi mukanya sudah tidak ada respons. Saya hanya bisa istigfar dan membacakan doa," ucap Beno.
Dari pengamatan di lokasi, korban mengalami luka cukup serius, terutama di bagian kepala sekitar mata kiri, serta luka pada bagian kaki.
"Petugas ada yang lihat langsung, saya lihat ada luka di kepala, mata bagian kiri dan kaki," ujarnya.
Di sekitar tubuh korban juga ditemukan karung berisi botol-botol yang diduga merupakan barang bawaan korban sebelum insiden terjadi.
Petugas kereta api disebut turut menyaksikan kondisi korban di lokasi. Namun hingga sekitar dua jam setelah kejadian, korban masih berada di tempat sebelum akhirnya dilakukan evakuasi.
Petugas dari Polres Metro Jakarta Timur yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi korban.
Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.
Warga Minta Pengamanan Perlintasan Ditingkatkan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di area perlintasan kereta. Beno berharap ada peningkatan pengamanan di lokasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penanganan lanjutan, termasuk penyelidikan terkait kronologi lengkap insiden tersebut.