Arus Balik Lebaran 2026: Jalur Pantura Cirebon Masih Dipadati Pemilir ke Jakarta


  • Kamis, 26 Maret 2026 | 19:15
  • | News
 Arus Balik Lebaran 2026: Jalur Pantura Cirebon Masih Dipadati Pemilir ke Jakarta Pemilir terpantau masih memadati ruas arteri di Jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat. (Antara)

CIREBON, ARAHKITA.COM - Arus balik Lebaran 2026 di Jalur Pantura wilayah Cirebon, Jawa Barat, masih dipadati kendaraan hingga Kamis (26/3/2026) siang. Ribuan pemilir yang kembali menuju Jakarta terus melintas, dengan dominasi sepeda motor.

Dinas Perhubungan Kota Cirebon mencatat volume kendaraan yang menuju Jakarta masih cukup tinggi meski sebagian masyarakat sudah kembali lebih awal.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dishub Kota Cirebon, Yeye Mulyana, mengatakan hingga pukul 14.30 WIB, sebanyak 50.935 kendaraan melintas di Jalur Pantura Cirebon arah Jakarta.

Dari jumlah tersebut, sepeda motor mendominasi dengan 39.450 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang sudah melintas di jalur tersebut mencapai 300.510 unit.

Baru 35 Persen Pemilir Kembali

Sementara itu, selama arus mudik Lebaran 2026, tercatat 687.573 kendaraan melintas ke arah Jawa Tengah melalui Jalur Pantura Cirebon.

Berdasarkan data tersebut, Dishub memperkirakan baru sekitar 35 persen pemilir yang kembali ke daerah asalnya.

“Kalau dilihat dari data yang ada, sekitar 35 persen sudah kembali. Artinya masih ada sekitar 65 persen yang kemungkinan akan kembali dalam beberapa hari ke depan,” kata Yeye.

Artinya, lonjakan arus balik masih berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan

Dishub memprediksi peningkatan volume kendaraan akan terjadi mulai Jumat hingga akhir pekan.

“Prediksi ke depan mungkin dari hari Jumat besok ada peningkatan, kemudian Sabtu dan Minggu juga kemungkinan masih ramai,” ujarnya.

Meski volume kendaraan tinggi, kondisi lalu lintas di Jalur Pantura Kota Cirebon masih terpantau terkendali. Hingga kini, belum ada penerapan rekayasa lalu lintas tambahan karena arus kendaraan dinilai masih bisa diatur melalui pengaturan lampu lalu lintas atau alat pemberi isyarat lalu lintas (APIL).

Tidak Ada Penutupan Jalan

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada musim mudik dan arus balik 2026 ini tidak ada penutupan jalan di sejumlah ruas tertentu.

Kondisi tersebut justru memberi kemudahan bagi warga lokal untuk tetap beraktivitas, termasuk berbelanja dan menjalankan kegiatan sehari-hari.

Menurut Yeye, pola perjalanan masyarakat yang lebih tersebar dan bertahap turut membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Pola perjalanan masyarakat yang lebih bertahap, turut membantu kelancaran lalu lintas di Jalur Pantura Kota Cirebon,” ucap dia.

Dengan masih adanya sekitar 65 persen pemilir yang belum kembali, Jalur Pantura Cirebon diperkirakan tetap ramai dalam beberapa hari ke depan. Pengendara diimbau tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru