PPSU Pekayon Bersihkan Vihara Jelang Imlek 2026, Wujud Nyata Toleransi di Jakarta Timur


  • Senin, 16 Februari 2026 | 09:30
  • | News
 PPSU Pekayon Bersihkan Vihara Jelang Imlek 2026, Wujud Nyata Toleransi di Jakarta Timur Kegiatan bersih-bersih vihara menjelang Tahun Baru Imlek 2026 di Vihara Viriya Bala di Jalan Lewa II, RT 01/RW 10, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (15/2/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur).

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, suasana gotong royong terasa kental di wilayah Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sebanyak 15 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membersihkan area Vihara Viriya Bala di Jalan Lewa II, RT 01/RW 10.

Langkah ini menjadi bentuk dukungan pemerintah kelurahan terhadap umat yang akan merayakan Imlek. Lurah Pekayon, Akhmad Bakri, mengatakan kerja bakti tersebut merupakan wujud kebersamaan sekaligus kepedulian terhadap kebersihan lingkungan rumah ibadah.

Sebanyak 15 personel PPSU diterjunkan untuk menyapu halaman vihara, merapikan rumput liar di area parkir, hingga membersihkan saluran air dan genteng bangunan dari sampah yang menumpuk. Bakri bersama Sekretaris Kelurahan turut hadir memantau langsung kegiatan tersebut.

“Kami ingin menunjukkan semangat toleransi dan saling membantu dalam kegiatan keagamaan. Semoga lingkungan yang bersih membuat perayaan Imlek semakin nyaman,” ujarnya, Senin (16/2/2026) seperti dikutip dari Antara.

Ketua Majelis Vihara Viriya Bala, Sunardi Lukman, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari pihak kelurahan. Ia mengaku terbantu dengan adanya kerja bakti tersebut, terlebih menjelang momen penting bagi umat Tionghoa.

Menurut Sunardi, pembersihan patung atau rupang di dalam vihara merupakan tradisi rutin yang dilakukan setiap tahun menjelang Imlek oleh pengurus internal sebagai simbol penyucian diri dan tempat ibadah.

Persiapan di Cipinang Jaya

Tak hanya di Pekayon, suasana persiapan juga terasa di Vihara Silaparamita. Sejak awal Februari, pengurus dan umat sudah mulai melakukan berbagai kegiatan menyambut Tahun Baru Imlek 2026.

Ketua Vihara Silaparamita, Ferry Oranto, menjelaskan bahwa kerja bakti membersihkan altar, rupang, dan seluruh area vihara telah dimulai sejak 7 Februari. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyambutan tahun baru, sebagai simbol membersihkan diri dan lingkungan dari hal-hal negatif.

Selain bersih-bersih, vihara beraliran Tridharma tersebut juga menggelar tradisi Tepekong Naik pada tanggal 24 bulan ke-12 dalam kalender Imlek, yang dikenal sebagai momen membersihkan rumah.

Untuk ibadah utama malam pergantian tahun, Vihara Silaparamita akan menggelarnya pada Senin (16/2/2026) mulai pukul 19.00 WIB. Rangkaian acara meliputi persembahyangan bersama, ceramah keagamaan, hingga kegiatan kebersamaan seperti pembagian doorprize dan bingkisan kepada umat.

Dengan persiapan yang matang dan suasana kebersamaan yang terbangun, perayaan Imlek 2026 di Jakarta Timur diharapkan berlangsung khidmat, sederhana, dan penuh makna toleransi antarumat beragama.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru