Loading
Petugas Gulkarmat berjibaku memadamkan api yang membakar kamar apartemen di lantai 25 yang berada di Jalan Pantai Indah Kapuk Boulevard, Penjaringan, Jakarta Utara. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Insiden kebakaran dilaporkan terjadi di sebuah unit kamar apartemen yang berada di lantai 25 kawasan Jalan Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (2/2/2026) sore.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bergerak cepat dengan mengerahkan puluhan personel ke lokasi kejadian. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan, meski tidak seluruhnya sampai ke titik kebakaran.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya awalnya menyiagakan 25 personel untuk menangani laporan tersebut.
“Kami mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 25 personel. Namun, lima unit kami perintahkan kembali karena kondisi di lokasi sudah terkendali,” ujar Gatot saat dikonfirmasi di Jakarta.
Menurut Gatot, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 17.35 WIB. Tak berselang lama, tim pemadam langsung meluncur dan mulai melakukan upaya pemadaman pada pukul 17.47 WIB.
Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 18.07 WIB, sebelum akhirnya masuk ke tahap pendinginan satu menit kemudian. Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi api kembali menyala.
“Saat ini masih dalam penanganan petugas. Sebagian unit kami tarik kembali karena situasi sudah dinyatakan aman,” tambahnya seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab kebakaran,” kata Agta.
Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun estimasi kerugian akibat peristiwa tersebut. Aparat mengimbau penghuni apartemen untuk tetap waspada dan mematuhi standar keselamatan bangunan.