Loading
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian saat memberikan keterangan kepada awak media. (Antara)
BANDUNG BARAT, ARAHKITA.COM – Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali mencatat perkembangan. Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil mengevakuasi sepuluh kantong jenazah pada hari kedelapan pencarian, Sabtu (31/1/2026).
Dengan tambahan tersebut, total korban longsor yang telah dievakuasi mencapai 70 kantong jenazah. Sementara itu, jumlah korban yang masih diduga tertimbun material longsor diperkirakan sekitar sepuluh orang.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan dilakukan di sejumlah sektor pencarian yang telah ditentukan sebelumnya.
Baca juga:
Bukan Longsor Susulan, Tim SAR Bandung Jelaskan Fakta Video Viral Pergerakan Tanah di Pasirlangu“Hari ini tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sepuluh body pack, sehingga total yang telah dievakuasi menjadi 70. Berdasarkan data sementara, masih ada sekitar sepuluh korban yang dalam pencarian,” ujar Ade Dian seperti dikutip dari Antara.
Ia merinci, temuan pada hari kedelapan tersebar di beberapa titik, yakni dua kantong jenazah di sektor A1, empat di sektor A2, satu di sektor A3, satu di sektor B1, serta dua kantong jenazah lainnya di sektor B2.
Selain proses evakuasi, tim Disaster Victim Identification (DVI) juga terus bekerja untuk mengidentifikasi para korban. Hingga saat ini, sebagian besar korban yang ditemukan telah berhasil dikenali.
“Sebanyak 53 body pack sudah masuk proses identifikasi. Dari jumlah tersebut, 52 korban telah teridentifikasi, sementara satu korban lainnya masih dalam proses,” jelasnya.
Ade Dian menegaskan bahwa pelaksanaan operasi SAR tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. Kondisi cuaca yang berubah-ubah serta stabilitas lereng yang belum sepenuhnya aman menjadi perhatian utama selama pencarian berlangsung.
Oleh karena itu, setiap tahapan pencarian dilakukan secara terukur dan berdasarkan hasil evaluasi tim keselamatan. Evaluasi lanjutan akan terus dilakukan untuk menentukan pola dan strategi pencarian pada hari-hari berikutnya, seiring upaya menemukan seluruh korban yang masih tertimbun.