Kebakaran Pabrik Sandal di Medan, 150 Personel Damkar Dikerahkan


  • Rabu, 28 Januari 2026 | 19:15
  • | News
 Kebakaran Pabrik Sandal di Medan, 150 Personel Damkar Dikerahkan Damkarmat Medan melakukan operasi pemadaman pabrik sandal yang terbakar di Medan. (Antara)

MEDAN, ARAHKITA.COM – Kebakaran besar melanda sebuah pabrik sandal di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara. Untuk mengendalikan api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan menurunkan kekuatan penuh dengan mengerahkan 150 personel serta 20 unit mobil pemadam kebakaran.

Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Kota Medan, Wandro Malau, mengatakan upaya pemadaman dilakukan secara bergiliran agar petugas tetap optimal di lapangan.

“Kami memberlakukan sistem shift. Personel terus bergantian agar proses pemadaman berjalan maksimal,” ujar Wandro saat dikonfirmasi di Medan, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, hingga saat ini seluruh personel dan armada masih berjibaku di lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Proses pemadaman yang dimulai sejak Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB kini telah mendekati tahap akhir.

“Kalau tidak ada kendala, segera masuk ke tahap pendinginan. Saat ini pemadaman sudah mencapai sekitar 95 persen,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Selain Damkarmat Medan, penanganan kebakaran tersebut juga melibatkan berbagai pihak lintas instansi. Dukungan datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polres Belawan, Brimob Polda Sumut, pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, hingga sejumlah pihak swasta yang turut mengerahkan armada pemadam.

Wandro mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pemilik pabrik, luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar tiga hektare dengan tiga akses pintu masuk. Api dilaporkan pertama kali membesar dari salah satu pintu utama.

“Luas area kurang lebih tiga hektare. Ada tiga pintu, dan api langsung membesar dari pintu pertama,” katanya.

Terkait penyebab kebakaran, Wandro menyebut pihaknya belum dapat memastikan karena fokus utama saat ini masih pada proses pemadaman dan pengamanan lokasi.

“Untuk penyebab kebakaran belum bisa kami sampaikan. Saat ini kami masih konsentrasi memadamkan api sepenuhnya,” tutupnya.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru