BMKG Waspadai Hujan Deras Disertai Petir di Sebagian Besar Wilayah Indonesia


  • Rabu, 28 Januari 2026 | 08:30
  • | News
 BMKG Waspadai Hujan Deras Disertai Petir di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Ilustrasi orang tua mendampingi anak berkegiatan di luar ruangan saat hujan. ANTARA/Pexel/Ron Lach

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir yang berpeluang mengguyur banyak wilayah di Indonesia pada Rabu, (28/1/2026).

Prakirawan cuaca BMKG, Afif Setiawan, menjelaskan dalam siaran daring bahwa sejumlah kota diprakirakan mengalami hujan ringan, antara lain Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Tanjung Selor, Denpasar, Mamuju, Kendari, Ambon, Jayawijaya, dan Merauke.

Sementara kota-kota seperti Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Palembang, Pontianak, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire diperkirakan berawan tebal hingga berkabut. Untuk wilayah Serang, Jakarta, Surabaya, Mataram, dan Makassar, BMKG memperkirakan hujan sedang, sedangkan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Samarinda, Banjarmasin, Padang, dan Kupang.

Menurut Afif, kombinasi dinamika atmosfer menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi cuaca ini.

“Hasil pantauan menunjukkan adanya sirkulasi siklonik dari Samudera Hindia barat Sumatera hingga Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya. Kondisi ini berdampak langsung maupun tidak langsung pada potensi hujan di sejumlah wilayah,” ujar Afif, seperti yang dikutip dari Antara.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat di mayoritas wilayah Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat dalam 24 jam ke depan. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, banjir bandang, angin puting beliung, dan tanah longsor.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terkini dan mempersiapkan langkah antisipasi agar terhindar dari dampak hujan ekstrem.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru