Senin, 26 Januari 2026

Kebakaran KMP Amarisa di Selat Sunda, Penumpang Sempat Panik Gunakan Pelampung


  • Senin, 26 Januari 2026 | 19:45
  • | News
 Kebakaran KMP Amarisa di Selat Sunda, Penumpang Sempat Panik Gunakan Pelampung Suasana kepanikan penumpang kapal saat api membakar salah satu bagian KMP Amarisa di perairan Selat Sunda Lampung, Senin (26/1/2026). (ANTARA/Dokumen Pribadi)

LAMPUNG SELATAN, ARAHKITA.COM  – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Amarisa mengalami insiden kebakaran saat berlayar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, Senin (26/1/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi di jalur pelayaran Selat Sunda ketika kapal berada di tengah laut.

Sejumlah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi mencekam di atas kapal. Para penumpang terlihat panik dan mengenakan pelampung sebagai langkah antisipasi saat api muncul di salah satu bagian kapal.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. Ia memastikan bahwa insiden itu terjadi saat kapal sedang dalam pelayaran menuju Merak.

“Iya benar, kebakaran kapal yang terjadi hari ini dialami KMP Amarisa,” ujar Partogi saat dikonfirmasi di Lampung Selatan, Senin (26/1/2026). 

Partogi menjelaskan, api pertama kali terlihat membakar dek sebelah kiri kapal, tepat di area dekat tangga. Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh penumpang sehingga menyambar area mesin.

“Api diduga berasal dari puntung rokok yang mengenai dek mesin. Namun, kebakaran cepat terdeteksi dan langsung ditangani oleh petugas kapal,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Berkat respons cepat awak kapal, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak meluas ke bagian lain kapal. Meski sempat mengganggu mobilitas pelayaran, KMP Amarisa akhirnya dapat melanjutkan perjalanan.

Pihak ASDP memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan kondisi kapal tetap aman untuk berlayar setelah dilakukan pengecekan awal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih menunggu hasil koordinasi dan konfirmasi lanjutan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru