Selasa, 27 Januari 2026

BPBD Jabar: 10 Korban Tewas akibat Longsor di Lereng Burangrang Bandung Barat


  • Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:30
  • | News
 BPBD Jabar: 10 Korban Tewas akibat Longsor di Lereng Burangrang Bandung Barat Situasi evakuasi korban longsor Gunung Burangrang Kecamatan Cisarua Kabupaten

BANDUNG, ARAHKITA.COM – Bencana longsor melanda kawasan lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu dini hari (24/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sedikitnya 10 orang meninggal dunia, sementara 82 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Berdasarkan data sementara BPBD Jabar, korban meninggal berasal dari beberapa wilayah terdampak. Delapan korban merupakan warga Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, sedangkan dua korban lainnya berasal dari Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.

Longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, diduga dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari. Material tanah dan bebatuan menimbun permukiman warga, menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah mengalami kerusakan berat.

Selain menelan korban jiwa, bencana ini juga memaksa sekitar 400 warga dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah posko untuk penanganan korban dan pengungsi.

“Kami sudah menyiapkan pos utama dan beberapa pos lapangan di titik-titik tertentu, termasuk posko Basarnas untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi,” ujar Bambang seperti dikutip dari Antara.

Ia menambahkan, para pengungsi saat ini masih sangat membutuhkan bantuan darurat, terutama matras, selimut, serta kebutuhan pokok karena masih berada di tempat penampungan sementara.

“Pengungsi masih membutuhkan perlengkapan dasar. Kami terus berupaya memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” katanya.

Menurut Bambang, distribusi logistik terus diupayakan agar mencukupi kebutuhan warga terdampak. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah mulai disalurkan ke lokasi bencana.

“Untuk logistik, kami berharap semuanya bisa tercukupi, termasuk dukungan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk ke wilayah terdampak,” ucapnya.

Hingga saat ini, proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan, sementara masyarakat di sekitar lokasi diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru