Kamis, 22 Januari 2026

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Kali Cengkareng Drain


  • Rabu, 21 Januari 2026 | 21:15
  • | News
 Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Kali Cengkareng Drain Petugas gabungan mengevakuasi sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dari aliran Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat. (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Warga Jakarta Barat dikejutkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di aliran Kali Cengkareng Drain, Rabu (21/1/2026) pagi. Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi dan memasang garis pengamanan di lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia mengatakan proses evakuasi telah dilakukan dan kasusnya kini masih dalam tahap penyelidikan.

“Jasad bayi sudah dievakuasi. Saat ini kami menunggu hasil identifikasi lanjutan dan masih melakukan pendalaman terkait penyebab serta waktu kematian,” ujar Iptu Aang saat dikonfirmasi di Jakarta.

Menurut keterangan kepolisian, jasad bayi pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Namun proses evakuasi baru dilakukan beberapa jam kemudian dengan melibatkan unsur gabungan dari Polri, TNI, dan BPBD Jakarta Barat.

Tim Inafis Polres Metro Jakarta Barat melakukan proses identifikasi awal di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat petugas berada di tempat kejadian, bau menyengat dari tumpukan sampah dan aroma tidak sedap masih tercium di sekitar aliran kali.

Saksi mata yang pertama kali menemukan jasad bayi tersebut adalah petugas PJLP Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air, Undih Noviana. Ia mengaku awalnya tidak menyangka benda yang mengambang itu adalah jasad manusia.

“Saya mau membersihkan sampah pagi-pagi sekitar jam enam. Awalnya saya kira itu boneka yang hanyut,” kata Undih seperti dikutip dari Antara.

Namun kecurigaannya muncul saat melihat kondisi benda tersebut dari jarak dekat. Undih terkejut setelah menyadari adanya serangga dan belatung yang menempel.

“Pas saya perhatikan lagi, ternyata itu mayat bayi. Ada lalat dan belatung,” ujarnya.

Undih menuturkan, kondisi jasad bayi tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Kulit bayi tampak pucat dan memutih saat ditemukan tersangkut di sekatan sampah.

“Kondisinya sudah agak membusuk, kulitnya putih dan pucat,” katanya.

Berdasarkan pengamatan awal, Undih memperkirakan usia bayi tersebut sekitar satu bulan. Ia pun langsung melaporkan temuannya kepada koordinator lapangan dan pihak kepolisian.

“Saya langsung koordinasi dengan komandan dan korlap, lalu melapor ke polisi,” ucapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul bayi tersebut serta dugaan tindak pidana di balik peristiwa ini.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru