Selasa, 27 Januari 2026

Jalur Rel Terendam Banjir, Sejumlah Kereta Api Dialihkan Lewat Jalur Selatan


  • Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:15
  • | News
 Jalur Rel Terendam Banjir, Sejumlah Kereta Api Dialihkan Lewat Jalur Selatan (Antaranews/Antara/HO-KAI Daop Semarang)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - PT Kereta Api Indonesia memberlakukan pola operasi memutar menyusul banjir yang masih menggenangi jalur rel di antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Banjir terjadi sejak Sabtu dini hari dan menyebabkan perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah terganggu.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan sejumlah kereta api yang melintas dari arah barat terpaksa dialihkan melalui jalur selatan. Kereta-kereta tersebut melayani rute memutar melalui Tegal, Prupuk, Kroya, Solobalapan, Gundih, Gambringan, hingga Stasiun Semarang Tawang.

Beberapa kereta api yang mengalami perubahan rute perjalanan di antaranya KA Argo Anjasmoro, KA Harina, dan KA Kamandaka. Pengalihan rute dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan sekaligus memastikan layanan kereta api tetap berjalan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Selain pengalihan rute, PT KAI juga membatalkan sejumlah perjalanan kereta api yang berangkat dari Stasiun Semarang. Kereta yang dibatalkan keberangkatannya antara lain KA Kaligung dan KA Merbabu.

Untuk mengantisipasi gangguan lebih lanjut dan memperlancar perjalanan kereta di jalur yang terdampak banjir, PT KAI menyiapkan lokomotif jenis BB 304. Lokomotif ini dirancang mampu melintas di genangan air dan digunakan untuk menarik rangkaian kereta dari arah timur menuju barat saat melewati rel yang tergenang.

Banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Sragi dilaporkan mencapai ketinggian sekitar 10 sentimeter di atas kepala rel. Kondisi tersebut membuat jalur Pantura belum dapat dilalui secara normal hingga air benar-benar surut dan jalur dinyatakan aman untuk operasional kereta api.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru