Atap SDN 05 Pademangan Timur Roboh saat Siswa Asyik Santap Makan Bergizi Gratis


  • Senin, 12 Januari 2026 | 12:40
  • | News
 Atap SDN 05 Pademangan Timur Roboh saat Siswa Asyik Santap Makan Bergizi Gratis Petugas mengevakuasi plafon bangunan roboh di SD Negeri 05 Pademangan Timur, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). (ANTARA/HO-BPBD).

JAKARTA, SCHOLAE.CO – Suasana sarapan pagi yang tenang di SDN 05 Pademangan Timur, Jakarta Utara, mendadak berubah mencekam pada Senin (12/1/2026). Di tengah momen para siswa menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG), plafon bangunan sekolah tiba-tiba ambrol dan berjatuhan.

​Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini sontak mengejutkan seluruh isi sekolah. Beruntung, kesigapan para guru dalam mengevakuasi siswa ke lapangan terbuka mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.​

Kronologi Kejadian: Rembesan Air Jadi Pemicu

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi penyebab utama insiden ini. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur kawasan tersebut mengakibatkan kebocoran pada atap.

​"Hujan menimbulkan rembesan air dari atap sekolah hingga meresap ke plafon. Akibat beban air, plafon tidak kuat menahan dan akhirnya roboh," ujar Isnawa dikutip Antara.

​Area yang terdampak cukup signifikan, mencakup lantai 4 bangunan sekolah. Kerusakan dilaporkan tersebar di empat ruang kelas dan satu lorong sekolah. Meski sempat menimbulkan kepanikan, Isnawa memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan menyentuh angka Rp70 juta.

​Penanganan Cepat Petugas Gabungan

Segera setelah kejadian dilaporkan, tim gabungan langsung meluncur ke lokasi di Jalan Pademangan Timur. Personel dari BPBD DKI Jakarta, petugas PPSU, Satpol PP, hingga jajaran Polsek dan Koramil bahu-membahu melakukan pembersihan material plafon yang berserakan.

​Proses penanganan dimulai secara intensif pada pukul 10.39 WIB. Petugas fokus memastikan area lantai 4 steril dari sisa-sisa reruntuhan agar tidak membahayakan siswa maupun staf pengajar.

​Hingga saat ini, pihak sekolah dan instansi terkait masih terus berkoordinasi untuk langkah perbaikan selanjutnya agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dan program Makan Bergizi Gratis dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru