Loading
Waspada! Instagram Diserang Modus Reset Password. (Pixabay/Chatgpt)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Pengguna Instagram di berbagai negara dilaporkan menerima email reset kata sandi secara tiba-tiba, memicu kekhawatiran akan potensi serangan siber yang memanfaatkan kepanikan pengguna. Email tersebut tampak sah dan mengatasnamakan Instagram, namun para pakar keamanan mengingatkan agar pengguna tidak langsung mengklik tautan atau tombol yang tersedia.
Kontributor senior Forbes sekaligus analis keamanan siber, Davey Winder, mengungkapkan bahwa ia termasuk salah satu penerima email tersebut. Pesan itu mengklaim Instagram telah menerima permintaan untuk mereset kata sandi akun, lengkap dengan tombol Reset Kata Sandi berwarna biru serta keterangan bahwa pengguna dapat mengabaikannya jika tidak merasa melakukan permintaan tersebut.
Menurut laporan Forbes seperti dilansir The Independent, pelaku kejahatan siber mengandalkan reaksi panik pengguna. Banyak orang cenderung langsung menekan tombol reset atau tautan konfirmasi tanpa mengecek keaslian email, sehingga membuka peluang terjadinya phishing atau pencurian data.
Instagram menegaskan bahwa menerima email reset kata sandi tidak selalu berarti akun telah diretas. Dalam beberapa kasus, email tersebut bisa terkirim akibat kesalahan sederhana, seperti seseorang yang salah memasukkan alamat email saat mencoba masuk. Namun, perusahaan menekankan bahwa email resmi Instagram hanya dikirim dari domain yang berakhiran @mail.instagram.com. Pesan dari alamat lain patut dicurigai sebagai upaya penipuan.
Lonjakan email reset ini diduga berkaitan dengan unggahan data 17,5 juta akun Instagram di forum peretas BreachForums, yang muncul hanya beberapa jam sebelum banyak pengguna melaporkan kejadian serupa. Meski demikian, hingga kini pihak Meta belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan kebocoran tersebut.
Baca juga:
Indonesia Bahas Keamanan Siber di WEFUntuk meningkatkan keamanan akun, Instagram menyarankan pengguna mengaktifkan autentikasi dua faktor atau two-factor authentication. Fitur ini akan meminta kode tambahan saat login dari perangkat atau lokasi yang tidak dikenal. Instagram memang telah mengaktifkan fitur tersebut secara default untuk akun kreator, namun seluruh pengguna dianjurkan memastikan pengaturan 2FA mereka sudah aktif.
Selain itu, Instagram menyediakan mekanisme pemulihan bagi pengguna yang merasa akunnya telah diretas atau tidak bisa diakses. Pengguna dapat mengunjungi laman instagram.com/hacked untuk mendapatkan panduan pengamanan akun.
Pengamanan juga perlu dilakukan pada akun email yang terhubung dengan Instagram. Pengguna disarankan menggunakan kata sandi yang unik dan berbeda dari akun media sosial lainnya, guna mencegah peretas mengambil alih banyak akun sekaligus jika satu kata sandi berhasil dibobol.
Dengan meningkatnya modus penipuan digital, pengguna Instagram diimbau tetap waspada, tidak terburu-buru mengklik tautan mencurigakan, dan rutin mengecek pengaturan keamanan akun mereka.