Loading
Arsip - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memberikan keterangan terkait prakiraan musim hujan 2025-2026 dan perkembangan kondisi cuaca nasional di Gedung MHEWS BMKG Kemayoran, Jakarta, Jumat (12/9/2025). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat. Selama periode 18–24 September 2025, masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang bisa disertai petir serta angin kencang berdurasi singkat.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Penyebab Peningkatan Curah Hujan
Menurut BMKG, ada beberapa faktor atmosfer yang memicu meningkatnya curah hujan di wilayah Jawa Barat, antara lain:
Wilayah Terdampak
BMKG merinci, hujan lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah berikut:
Imbauan BMKG
Dwikorita mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrem ini. Ia juga mengajak warga untuk menjaga lingkungan, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan bergotong royong membersihkan saluran air, guna mengurangi risiko banjir.
Selain itu, BMKG meminta pemerintah daerah untuk terus memperbarui informasi cuaca, menyiapkan protokol evakuasi, serta memastikan kesiapsiagaan di lapangan. Informasi cuaca terbaru dapat diakses melalui laman resmi BMKG, aplikasi Info BMKG, maupun kanal media sosial BMKG Jawa Barat.