Loading
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang Halmahera Barat pada 8 Agustus 2025. (Tribunnews)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Jumat (8/8/2025) malam (8/8/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa ini dipicu oleh deformasi batuan pada lempeng Laut Maluku.
Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa mekanisme gempa kali ini bersifat geser naik (oblique thrust). Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman sekitar 80 kilometer, berjarak 81 kilometer di barat laut Halmahera Barat.
Getaran gempa dirasakan cukup nyata di beberapa wilayah, termasuk Tugulandang, Halmahera Barat, hingga Tondano, Sulawesi Utara. BMKG mencatat intensitas guncangan berada pada skala II–III MMI, yang umumnya membuat penghuni rumah merasakan getaran layaknya truk melintas.
Meski kekuatannya tergolong menengah, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 19.22 WIB, belum ada laporan kerusakan maupun gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
Memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali masuk.
Tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah setempat.
Tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Informasi resmi terkait perkembangan gempa dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial @infoBMKG, atau dengan menghubungi kantor BMKG terdekat di Halmahera, Maluku Utara.