Gugur saat Amankan Pesta Rakyat Garut, Bripka Cecep Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta


  • Sabtu, 19 Juli 2025 | 23:30
  • | News
 Gugur saat Amankan Pesta Rakyat Garut, Bripka Cecep Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto saat menyerahkan Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Anumerta Almarhum Aipda Cecep Saepul Bahri kepala keluarga almarhum di rumah duka Perum Guntur Residence, Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/7/2025). (ANTARA/HO-Polres Garut)

GARUT, ARAHKITA.COM – Duka menyelimuti Polres Garut dan masyarakat setelah Bripka Cecep Saipul Bahri gugur saat menjalankan tugas pengamanan dalam gelaran Pesta Rakyat di Pendopo Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025). Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya, almarhum secara resmi mendapat kenaikan pangkat anumerta menjadi Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, di rumah duka yang berlokasi di Perumahan Guntur Residence, Garut Kota, Sabtu (19/7/2025). "Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan negara dan institusi atas jasa besar almarhum. Semoga bisa menjadi kebanggaan sekaligus penguat bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar Yugi.

Kenaikan pangkat luar biasa anumerta itu tertuang dalam SK Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan Nomor: Kep/1085/VII/2025. Cecep dikenal sebagai anggota Polsek Karangpawitan yang berdedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Kapolres, almarhum Cecep gugur saat berusaha membantu warga yang pingsan akibat saling berdesakan di area gerbang Pendopo Garut. Ia turut terdorong massa dan mengalami kelelahan serta sesak napas hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

“Pengabdian seperti ini adalah bukti nyata bahwa tugas sekecil apa pun dalam menjaga masyarakat adalah bentuk kecintaan kepada negara. Semoga semangat almarhum terus menginspirasi,” ungkap Kapolres.

Ucapan duka juga disampaikan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, yang bersama jajaran turut melayat dan berziarah ke makam Aipda Cecep. Ia menyebut almarhum sebagai sosok anggota terbaik yang gugur dalam tugas negara. “Atas nama pribadi dan institusi, saya sampaikan duka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya dikutip Antara.

Selain Bripka Cecep, insiden desak-desakan dalam Pesta Rakyat tersebut juga merenggut dua nyawa warga sipil, yakni Vania Aprilia (8 tahun) dan Dewi Jubaeda (61 tahun), keduanya warga Garut.

Acara Pesta Rakyat ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan pernikahan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, dengan Maula Akbar, putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru