Loading
Mantan Panglima TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Hadi Tjahjanto, mengenang almarhum sebagai perwira tinggi yang pernah mendampinginya dalam tugas-tugas penting di Mabes TNI. (Foto: IG Hadi TJahjanto)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satu putra terbaik bangsa, Mayor Jenderal TNI Robert Ndona, telah berpulang. Sosoknya dikenang luas sebagai pemimpin yang ramah, rendah hati, disiplin, dan penuh integritas—karakter langka di tengah tantangan dunia militer yang keras.
Mantan Panglima TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, mengenang almarhum sebagai perwira tinggi yang pernah mendampinginya dalam tugas-tugas penting di Mabes TNI.
“Mayor Jenderal TNI Robert Ndona adalah sosok Perwira Tinggi TNI yang dulu membantu saya sebagai Dandenma Mabes TNI, lalu sebagai Kapusjas Permildas Mabes TNI. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, humanis, rendah hati, disiplin, loyal, dan penuh integritas,” tulis Hadi Tjahjanto dalam unggahan media sosialnya, seraya menyampaikan duka mendalam atas kepergian sang sahabat.
Selain kiprah militernya, Robert Ndona juga dikenal dekat dengan para prajurit di bawah komandonya. Ia kerap menjadi pengayom, bukan hanya komandan, terutama dalam membina nilai-nilai kedisiplinan dan loyalitas.
Salah satu kolega almarhum, yang enggan disebut namanya, menuturkan bahwa Robert Ndona bukan hanya pemimpin di medan tugas, tetapi juga panutan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pak Robert itu kalau bicara tidak pernah meninggikan suara. Tapi ketegasannya tetap terasa. Beliau sosok yang sangat kami hormati dan cintai,” ujarnya dalam postingan di akun Instagram Hadi Tjahjanto.
Bagi banyak juniornya, Mayjen TNI Robert Ndona adalah simbol kepemimpinan yang mengedepankan sisi kemanusiaan tanpa mengabaikan profesionalisme. Warisan nilai-nilai itulah yang kini menjadi inspirasi bagi generasi penerus di tubuh TNI.
Selamat jalan, Pak Robert. Terima kasih atas pengabdianmu kepada bangsa dan negara. Doa kami menyertai.
Dari Maumere ke Puncak TNI: Jejak Karier Sang Putra Flobamora
Lahir Juni 1969 di Paga, Kabupaten Sikka, NTT, putra mantan Bupati Sikka, yang juga mantan Ketua DPRD Provinsi NTT, Daniel Woda Palle .
Menyelesaikan Akademi Militer pada 1992, memulai karier panjangnya di TNI AD .
Menjabat Kapusjas Permildas TNI pada 2020, posisi penting dalam komunikasi dan media TNI .
Per 4 November 2022, diangkat menjadi Asisten Personel (Aspers) Kaskogabwilhan III .
Promosi menjadi Mayor Jenderal November 2024 dan ditugaskan sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Politik & Keamanan Nasional Panglima TNI.
Sosok Humanis: Dari Dunia Militer hingga Komunitas
Almarhum kerap disapa “Oni Pale” dan dipandang sebagai perwira yang humanis & rendah hati:
“Pak Robert itu kalau bicara tidak pernah meninggikan suara. Tapi ketegasannya tetap terasa. Beliau sosok yang sangat kami hormati dan cintai,”– rekan semasa SMP yang juga tinggal di asrama SMP Frater di Maumere.