Loading
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka Very Awales. (Foto: Istimewa)
MAUMERE, ARAHKITA.COM– Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) menepis kabar yang menyebutkan adanya Surat Edaran Bupati yang mewajibkan lulusan SD hanya bisa mendaftar ke sekolah menengah pertama (SMP) negeri. Kabar tersebut dipastikan tidak benar dan menyesatkan..
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sikka, Very Awales, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak pernah ada kebijakan atau surat resmi dari pemerintah daerah yang membatasi pilihan pendidikan warga hanya pada SMP negeri.
“Kami pastikan, tidak ada surat edaran dari Bupati yang mewajibkan siswa lulusan SD untuk masuk ke SMP negeri. Masyarakat tetap diberikan kebebasan penuh untuk memilih sekolah, baik negeri maupun swasta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (24/6/2025).Pemerintah Dukung Semua Jenis SekolahMenurut Very, keberadaan sekolah swasta di Kabupaten Sikka tetap memiliki posisi strategis dalam mendukung kemajuan pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah memberikan ruang yang setara dan adil bagi semua satuan pendidikan tanpa membedakan status sekolah.
“Sekolah swasta juga berkontribusi besar dalam pelayanan pendidikan di Sikka. Pemerintah menghormati peran mereka dan tidak ada pengistimewaan untuk sekolah negeri saja,” tegasnya.
Imbau Warga Saring Informasi Sebelum Sebar
Menanggapi informasi simpang siur di media sosial, Pemkab Sikka mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Jika menemukan informasi yang membingungkan atau tidak jelas sumbernya, warga disarankan untuk langsung menghubungi dinas terkait.
“Jangan buru-buru percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Silakan lakukan klarifikasi langsung ke instansi berwenang agar tidak terjadi disinformasi yang merugikan semua pihak,” lanjut Very.
Komitmen Pendidikan Inklusif dan Merata
Pemerintah Kabupaten Sikka menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses pendidikan yang adil, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Baik sekolah negeri maupun swasta akan terus menjadi mitra dalam membangun dunia pendidikan yang berdaya saing.