Prabowo Sambut Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka dengan Upacara Kenegaraan


 Prabowo Sambut Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka dengan Upacara Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan) melakukan inspeksi pasukan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Belarus Alexander Lukashenko dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Kedatangan Presiden Lukashenko disambut dengan upacara kenegaraan yang berlangsung meriah dan penuh kehormatan.

Rombongan Presiden Lukashenko tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 11.23 WIB, dikawal oleh 17 motoris serta 80 pasukan berkuda dari Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Setibanya di lokasi, Presiden Lukashenko disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Keduanya kemudian berjabat tangan dan saling memberikan salam kehormatan, sebelum lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan.

Sebagai bagian dari penyambutan budaya, delegasi Belarus juga disuguhi tarian tradisional Tari Enggang asal Kalimantan Timur, yang menjadi simbol penghormatan budaya Indonesia kepada tamu negara.

Setelah upacara penyambutan, Presiden Prabowo bersama Presiden Lukashenko melakukan inspeksi pasukan kehormatan. Usai agenda tersebut, Presiden Prabowo memperkenalkan jajaran Kabinet Merah Putih yang turut hadir dalam penyambutan kenegaraan.

Sejumlah pejabat yang diperkenalkan antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

Turut hadir pula Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Usai rangkaian upacara penyambutan, kedua kepala negara melanjutkan agenda dengan pertemuan empat mata di ruang kerja Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Belarus di berbagai sektor strategis.

Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026–2030, yang akan menjadi kerangka kerja sama jangka menengah kedua negara.

Peta jalan tersebut mencakup sejumlah sektor prioritas seperti ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Belarus sendiri merupakan mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia sekaligus anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Indonesia telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas Indonesia–EAEU Free Trade Agreement pada Desember 2025, yang diharapkan semakin memperkuat hubungan ekonomi kedua negara di masa mendatang.

 

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Nasional Terbaru