Loading
Tangkapan layar Presiden Prabowo
BOGOR, ARAHKITA.COM – Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung khidmat di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2025). Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertindak sebagai inspektur upacara (irup) dalam momen bersejarah bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sejak awal rangkaian acara, suasana upacara tampak tertib dengan pengamanan ketat dan kehadiran berbagai pejabat negara serta tokoh nasional.
Dalam prosesi utama, Prabowo menerima laporan dari Komandan Upacara, yakni Teknisi Jibom Utama Tk I Korbrimob Polri Irjen Suhendri. Setelah itu, ia melakukan pemeriksaan pasukan menggunakan kendaraan taktis Maung bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Momen tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan kesiapan pasukan Brimob dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di lapangan.
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting nasional. Di antaranya Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta mantan Wapres Jusuf Kalla.
Selain itu, turut hadir pula Sinta Nuriyah Wahid, serta jajaran menteri kabinet seperti Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Ketua DPR Puan Maharani.
Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan pentingnya momentum Hari Bhayangkara sebagai agenda nasional yang sarat makna kebangsaan.
Tahun ini, Hari Bhayangkara mengusung tema:
“80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”
Tema tersebut mencerminkan komitmen Kepolisian Republik Indonesia untuk terus meningkatkan pelayanan publik, memperkuat profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang lebih humanis dan responsif.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum evaluasi bagi institusi kepolisian dalam memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dengan kehadiran para pemimpin negara, acara ini sekaligus menunjukkan sinergi antara Polri, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.