Sahroni Minta Polisi Sita Motor Pelaku Balap Liar di JLNT Antasari


 Sahroni Minta Polisi Sita Motor Pelaku Balap Liar di JLNT Antasari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ANTARAHODivisi Humas Polri

AKARTA, ARAHKITA.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengambil langkah tegas terhadap pelaku balap liar yang beraksi di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan.

Menurut Sahroni, penindakan berupa tilang selama ini dinilai belum memberikan efek jera. Karena itu, ia mendorong aparat kepolisian menjatuhkan sanksi yang lebih berat kepada para pelanggar.

“Selama ini mungkin hukuman buat para pelanggar aturan ini hanya dalam bentuk disiplin dan tilang-tilang, makanya pelaku tidak jera dan malah terus melakukan kegiatannya hingga membahayakan masyarakat. Karena itu, kita perberat saja hukumannya agar mereka kapok. Polisi saya minta untuk sita saja motornya dan penjarakan pelaku supaya mereka jera,” kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Selain penindakan terhadap pelaku, Sahroni juga meminta polisi memeriksa legalitas kendaraan yang digunakan dalam aksi balap liar. Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan kendaraan yang dipakai bukan hasil tindak kejahatan.

“Jika ditemukan surat-suratnya bodong maka proses lebih jauh karena saya khawatir itu kendaraan hasil curian,” ujarnya.

Politikus Partai NasDem itu mengingatkan bahwa sepeda motor memang dilarang melintas di JLNT Antasari sesuai aturan yang berlaku. Larangan tersebut diterapkan karena karakteristik jalan layang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi bagi pengendara roda dua.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Sahroni meminta kepolisian menempatkan personel di akses masuk JLNT agar kendaraan roda dua tidak dapat naik ke jalan layang tersebut.

Permintaan itu disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan aksi balap liar di JLNT Antasari pada akhir pekan lalu. Dalam rekaman tersebut, sejumlah pengendara mobil terlihat dipaksa berhenti agar ruas jalan dapat digunakan sebagai arena balapan.

Video itu juga memperlihatkan seorang pengemudi mobil yang tetap melaju dan tidak mengindahkan upaya penghentian dari para pelaku balap liar, sehingga sempat terjadi adu hadang di lokasi.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Nasional Terbaru