Menteri Pariwisata Lantik 347 ASN, Dorong Penguatan Layanan dan Inovasi Sektor Pariwisata


 Menteri Pariwisata Lantik 347 ASN, Dorong Penguatan Layanan dan Inovasi Sektor Pariwisata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri prosesi sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi, dan pejabat fungsional Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Senin (22/6/2026). (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM  – Kementerian Pariwisata melakukan penyegaran organisasi dengan melantik 347 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi, hingga pejabat fungsional. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pariwisata.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam prosesi yang digelar di Jakarta pada Senin (22/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya kepercayaan publik sebagai dasar utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Pelantikan ini juga menandai kepercayaan negara kepada saudara dan saudari. Kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Widiyanti, Selasa (23/6/2026).

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mengalami rotasi jabatan strategis di lingkungan Kementerian Pariwisata. Di antaranya:

  • Antonio Wasono Imam Prakoso dari Kepala Biro SDM dan Organisasi menjadi Kepala Biro Umum dan Hukum
  • Nova Arisne dari Sekretaris Deputi Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event) menjadi Kepala Biro Data dan Sistem Informasi
  • I Gusti Ayu Dewi Hendriyani menjadi Sekretaris Deputi Sumber Daya dan Kelembagaan
  • Indri Wahyu Susanti menjadi Asisten Deputi Manajemen Strategis
  • Fransiskus Handoko menjadi Sekretaris Deputi Industri dan Investasi

Selain itu, sejumlah pejabat lain juga mendapat penugasan baru untuk memperkuat berbagai lini kerja kementerian, termasuk bidang pemasaran, investasi, hingga strategi event.

Widiyanti menekankan bahwa jabatan yang diemban para ASN bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan profesionalisme.

“Saya mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan jabatan ini sebagai ruang pengabdian. Jadilah ASN yang mampu menghadirkan solusi dan menciptakan inovasi guna membawa pariwisata Indonesia menjadi sektor yang semakin tangguh, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menilai pelantikan ini sebagai bentuk komitmen moral yang harus dijaga dalam mendukung kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Kementerian Pariwisata juga mencatat capaian positif dalam dua tahun terakhir. Pada 2025, sektor pariwisata Indonesia berhasil mencetak devisa tertinggi sepanjang sejarah, disertai meningkatnya pergerakan wisatawan domestik.

Indonesia juga mencatat prestasi di tingkat global melalui ajang Global Travel Index 2026 di Singapura, dengan berhasil menempati peringkat kedua dunia. Pencapaian ini naik tiga peringkat dibanding tahun sebelumnya sekaligus menjadi posisi tertinggi Indonesia dalam sejarah partisipasinya di ajang tersebut.

Capaian ini diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat daya saing pariwisata nasional di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Nasional Terbaru