Loading
Tangkapan layar Presiden Prabowo memberikan pernyataan pers usai menjenguk kor
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban kecelakaan antara kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk para korban yang saat ini dirawat di RSUD Kota Bekasi, Selasa pagi.
“Hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan atas nama pemerintah,” ujar Prabowo.
Baca juga:
Indonesia Tegas: Pemerintah Tolak Visa Atlet Senam Israel untuk Kejuaraan Dunia di JakartaPresiden menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Prabowo tiba di RSUD Bekasi pukul 08.39 WIB dengan didampingi sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Kepala Sekretariat Presiden Rizky Irmansyah. Kedatangannya disambut oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi serta jajaran PT Kereta Api Indonesia.
Di lokasi, Presiden langsung memasuki ruang perawatan untuk menemui para korban, meski kunjungan tersebut dilakukan secara tertutup.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menyampaikan perkembangan terbaru jumlah korban. Hingga Selasa pagi, tercatat 7 orang meninggal dunia, 81 orang luka-luka, dan 3 orang masih terjebak di dalam rangkaian kereta.
“Evakuasi ini cukup lama, sekitar 8 jam, dan dilakukan dengan sangat hati-hati,” jelas Bobby.
Ia menambahkan bahwa proses evakuasi dilakukan secara maksimal untuk memastikan keselamatan seluruh korban di lokasi kejadian.
Insiden ini kini masih dalam penanganan dan investigasi lebih lanjut oleh pihak terkait guna memastikan penyebab pasti serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.