Loading
Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dalam rangka menghadiri puncak perayaan Imlek Festival 2577. (Setwapres)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri agenda puncak Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026) malam. Ia hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan yang menjadi simbol harmoni dan akulturasi budaya di Indonesia.
Kehadiran Wapres Gibran langsung menyedot perhatian ribuan warga yang memadati kawasan Lapangan Banteng. Selain merayakan Tahun Baru Imlek, masyarakat juga memanfaatkan momentum tersebut untuk ngabuburit di bulan Ramadan.
Gibran tiba sekitar pukul 20.00 WIB melalui akses Hotel Borobudur. Mengenakan batik cokelat, ia disambut Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Panitia, Irene Umar, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie.
Setibanya di lokasi, suasana festival tampak meriah. Warga menikmati beragam kuliner khas, pertunjukan seni, hingga museum akulturasi budaya yang menjadi daya tarik utama acara. Penampilan barongsai di pintu masuk turut menyemarakkan penyambutan Wapres.
Gibran kemudian menempati kursi VVIP di depan panggung utama. Ia duduk berdampingan dengan Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo dan sejumlah pejabat negara.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga tampak hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.
Simbol Keberagaman di Bulan Ramadan
Dalam rilis resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Imlek Festival 2577 digelar mulai 22 Februari hingga 3 Maret 2026. Acara ini terbuka untuk umum dan berlangsung setiap hari pukul 15.00–22.00 WIB.
Ketua Panitia Irene Umar menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi ruang temu lintas komunitas.
“Imlek Festival 2577 kami hadirkan sebagai ruang perjumpaan budaya, tempat semua warga bisa merasakan kebersamaan tanpa sekat,” ujar Irene dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Wapres Gibran dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberagaman adalah fondasi utama bangsa Indonesia.
“Indonesia kuat karena keberagamannya. Perayaan seperti ini menunjukkan bahwa perbedaan adalah kekayaan yang harus kita rawat bersama,” kata Gibran.
Festival yang digelar di jantung ibu kota ini menjadi simbol nyata harmoni antarumat, terlebih karena berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan. Masyarakat dari berbagai latar belakang terlihat menikmati suasana penuh toleransi dan kebersamaan.