Loading
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa petani memiliki peran sangat vital dalam perjalanan sejarah bangsa sekaligus keberlangsungan negara hingga saat ini. Menurut Presiden, kontribusi petani tidak hanya berkaitan dengan pangan, tetapi juga menjadi fondasi utama perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya dan Swasembada Pangan 2026 yang digelar di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
“Siapa yang menopang perjuangan kemerdekaan? Rakyat Indonesia yang memberi makan para pejuang, yaitu para petani. Kita tidak akan mencapai kemerdekaan tanpa jasa besar petani Indonesia,” ujar Presiden Prabowo melalui keterangan resmi Tim Media Presiden di Jakarta.
Baca juga:
Presiden Prabowo Kunjungi Jawa Timur, Resmikan Ribuan Kilometer Jalan dan Hadiri Munas NUPrabowo mengingatkan bahwa pada masa awal kemerdekaan, negara belum memiliki sistem pemerintahan yang lengkap. Namun, perjuangan tetap berjalan berkat peran rakyat, khususnya petani, yang memastikan kebutuhan pangan para pejuang terpenuhi.
“Ketika kita memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, belum ada anggaran negara, belum ada pajak, bahkan kementerian pun belum terbentuk. Yang memberi makan tentara saat itu adalah para petani,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menekankan bahwa swasembada pangan merupakan syarat mutlak bagi sebuah negara untuk benar-benar berdaulat. Ketergantungan pangan terhadap negara lain, menurutnya, akan melemahkan posisi Indonesia di kancah global.
“Tidak mungkin sebuah bangsa benar-benar merdeka apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada bangsa lain,” tegas Prabowo.
Ia menilai keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2025 merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen bangsa. Namun, Presiden secara khusus memberikan apresiasi kepada para petani yang dinilainya paling konsisten mendukung negara.
“Petani adalah kelompok yang paling setia dan paling merah putih di Republik Indonesia,” kata Prabowo.
Menutup sambutannya, Presiden memastikan pemerintah akan terus hadir untuk melindungi dan membela kepentingan petani. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.
“Pemerintah berkomitmen memastikan hasil pembangunan pertanian benar-benar dirasakan oleh para petani dan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.