Bertemu Raja Larantuka, Frans Go Disambut Hangat dan Didoakan


 Bertemu Raja Larantuka, Frans Go Disambut Hangat dan Didoakan Raja Larantuka yang merupakan dinasti ke-22, Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho (DVG) pada Minggu (24/3/2024) didampingi istri dan anak-anaknya menyambut Frans Go dan tim dengan penuh kehangatan. (Foto: Robert Kadang)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pengusaha yang juga filantropis asal NTT, Fransiscus Go bersama tim bertemu Raja Larantuka yang merupakan dinasti ke-22, Kerajaan Larantuka, Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho (DVG) pada Minggu (24/3/2024). Raja Don didampingi istri dan anak-anaknya menyambut Frans Go dengan penuh kehangatan

Raja Don tak henti-hentinya menyampaikan terima kasih kepada Frans Go, yang telah mengunjunginya. Sebaliknya, Frans Go menyatakan rasa terima kasihnya karena telah diterima secara kekeluargaan. "Terima kasih atas kunjungan Pak Frans Go, semoga rencana dan perjalanan bapak diberkati Tuhan," ujar Raja Don.

"Saya juga berterima kasih kepada Bapak Don Martinus, yang telah menerima saya dan tim, dengan penuh keakraban. Terima kasih atas doanya. Saya juga berdoa semoga bapak diberi kesehatan yang baik," balas Frans Go.

Kedua tokoh ini lalu terlihat 'ngobrol ringan, sambil sesekali tertawa. Sayangnya, pertemuan tersebut terbilang singkat, karena Frans Go dan tim kemudian menuju titik pertemuan selanjutnya, di San Dominggo Keuskupan Larantuka.

WhatsApp Image 2024-03-29 at 21-33-25

Raja Don bersama Frans Go terlihat 'ngobrol ringan, sambil sesekali tertawa. (Foto: IG Fransiscus Go).

Kisah Kota Larantuka sebagai kota kerajaan Katolik pertama dan terbesar seantero Tanah Air telah ditularkan secara turun temurun oleh dinasti atau garis keturunan raja sepanjang sejarah.

Kerajaan Larantuka didirikan Padu Ile Pook Wolo, raja pertama sejak awal abad ke-14. Kerajaan di ujung timur Pulau Flores itu bukan dibentuk bangsa penjajah yang datang mencari rempah-rempah.

 Kerajaan Larantuka tidak diangkat oleh Belanda atau siapapun, dia sudah ada sebelum mereka masuk kesini.

Sebagai orang nomor satu Kerajaan Larantuka, Don DVG bertugas memimpin 12 suku semana dan bertanggung jawab dalam menjalankan devosi prosesi Jumat Agung, mengenang kisah sengsara Yesus Kristus.

Dalam masa pra paskah selama tujuh minggu, ke-13 suku termasuk suku Raja Ama Koten DVG wajib menjalankan mengaji semana, kemudian konferia.

Frans Go datang ke Larantuka bertepatan dengan masa pra paskah dimana orang nomor satu ini sedang memimpin persiapan devosi prosesi Jumat Agung. Di tengah kesibukannya, Raja Don menyempatkan diri menerima Frans Go.

“Ini sebuah kehormatan yang saya dapat dari Raja Don. Disambut penuh kehangatan dan didoakan,”ujar Frans Go.

Frans Go merupakan seorang tokoh yang dikenal sebagai pendiri Yayasan Felix Maria Go, telah menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan dan telah banyak membantu memberikan beasiswa bagi ana-anak dari NTT.

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Membangun NTT Terbaru