Fransiscus Go Serap Aspirasi Warga Desa Latonliwo, Bahas Potensi dan Pengembangan Ekonomi Desa


 Fransiscus Go Serap Aspirasi Warga Desa Latonliwo, Bahas Potensi dan Pengembangan Ekonomi Desa Pengusaha dan tokoh masyarakat NTT, Fransiscus Go, mengunjungi Desa Latonliwo di Flores Timur untuk menyerap aspirasi warga serta membahas potensi pertanian dan pengembangan ekonomi desa. (Foto-Foto: Istimewa)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pengusaha sekaligus tokoh masyarakat NTT, Fransiscus Go, mengunjungi Desa Latonliwo, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, dan berdialog langsung dengan masyarakat setempat terkait kondisi desa serta berbagai potensi yang bisa dikembangkan bersama.

Dalam kunjungannya, Minggu (17/5/2026) Fransiscus Go menyampaikan bahwa mendengar langsung suara masyarakat menjadi langkah penting untuk memahami kebutuhan riil warga sekaligus melihat peluang pembangunan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Bagi saya, mendengar langsung suara masyarakat adalah langkah penting untuk memahami kebutuhan nyata sekaligus melihat kemungkinan yang bisa dibangun bersama ke depan,” ujar Fransiscus Go.

Desa Latonliwo sendiri dihuni sekitar 138 kepala keluarga. Sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian, khususnya sawah tadah hujan yang umumnya hanya dapat ditanami satu kali dalam setahun.

Kondisi tersebut membuat warga sangat bergantung pada musim hujan untuk menjaga hasil pertanian tetap produktif. Meski demikian, masyarakat dinilai tetap memiliki semangat untuk mengembangkan potensi desa agar mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.

IMG_2026051716554260413

Pengusaha sekaligus tokoh masyarakat NTT, Fransiscus Go, mengunjungi Desa Latonliwo, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, dan berdialog langsung dengan masyarakat setempat terkait kondisi desa serta berbagai potensi yang bisa dikembangkan bersama. 

Dalam dialog bersama warga, Fransiscus Go juga membahas berbagai peluang pengembangan desa yang dapat didorong ke depan, mulai dari sektor pertanian hingga penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Selain sektor ekonomi, perhatian juga tertuju pada fasilitas penunjang masyarakat. Saat ini Desa Latonliwo telah memiliki fasilitas pendidikan berupa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Namun, desa tersebut belum memiliki pasar sehingga aktivitas jual beli masyarakat masih bergantung pada pasar di tingkat kecamatan.

Menurut Fransiscus Go, kolaborasi antara masyarakat dan berbagai pihak menjadi salah satu kunci agar potensi desa dapat berkembang lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi antara masyarakat dan tokoh masyarakat untuk membangun harapan bersama mengenai masa depan Desa Latonliwo yang lebih berkembang dan mandiri.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Membangun NTT Terbaru