Didukung YFMG, Warga Maumolo NTT Bangun Infrastruktur Air dan Kembangkan Pertanian Komunitas


 Didukung YFMG, Warga Maumolo NTT Bangun Infrastruktur Air dan Kembangkan Pertanian Komunitas Warga Dusun Maumolo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bergerak membangun kembali sektor pertanian yang sempat terhenti akibat kekeringan dalam beberapa tahun terakhir dan mendapat dukungan dari YFMG. (Foto-Foto: Dok. YFMG)

MAUMOLO, ARAHKITA.COM – Warga Dusun Maumolo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bergerak membangun kembali sektor pertanian yang sempat terhenti akibat kekeringan dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai kegiatan pengembangan lahan dan infrastruktur air dilakukan pada Sabtu (14/3/2026), dengan melibatkan masyarakat secara gotong royong.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Yayasan Felix Maria Go (YFMG), sebuah lembaga sosial yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Sejumlah aktivitas dilakukan di lahan pertanian Maumolo, mulai dari pengisian air ke bak penampungan kedua, instalasi pipa menuju bak penampungan kelima untuk uji kekuatan mesin air, hingga penyiraman tanaman di lahan pertanian. Pada hari yang sama, warga juga melakukan panen buncis yang kemudian dijual bersama para ibu pelaku UMKM setempat.

Selain itu, warga turut membantu proses penggalian lokasi pembangunan bak penampungan air kelima sebagai bagian dari penguatan sistem irigasi di wilayah tersebut.

Koordinator Maumolo, Setiawan Andre, mengatakan pembangunan fasilitas air menjadi langkah penting untuk mendukung aktivitas pertanian warga.

“Sejauh ini kami sudah memiliki lima titik sumur bor dan empat bak penampung air. Saat ini kami mulai bergerak membangun bak penampung air yang kelima. Kami selalu berusaha melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Hari ini saya bersama warga Maumolo bergotong royong mempersiapkan lokasi pembangunan bak tersebut,” ujar Andre.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur air menjadi bagian dari upaya mengatasi dampak kekeringan yang dalam beberapa tahun terakhir melanda Maumolo.

IMG_2026031420232087714

Dusun Maumolo sendiri terdiri dari empat RT dengan jumlah penduduk sekitar 800 hingga 900 jiwa. Selama bertahun-tahun, sebagian besar warga menggantungkan mata pencaharian dari pertanian sayur. Namun kondisi kekeringan membuat aktivitas pertanian sempat terhenti.

Melihat kondisi tersebut, YFMG kemudian menjadikan Maumolo sebagai salah satu wilayah binaan untuk membantu membangun kembali sektor pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Andre menjelaskan, selain pembangunan fasilitas fisik seperti sumur bor dan bak penampung air, YFMG juga aktif menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Di sektor pertanian, misalnya, YFMG mengembangkan lahan percontohan yang dilengkapi fasilitas instalasi hidroponik serta lahan pertanian organik. Lahan tersebut digunakan sebagai media edukasi bagi masyarakat mengenai teknik pertanian modern sekaligus pertanian organik yang ramah lingkungan.

“Lahan percontohan ini menjadi tempat belajar bagi masyarakat untuk mengenal metode pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Andre.

Tidak hanya itu, YFMG juga mendorong penguatan ekonomi warga melalui pembentukan berbagai kelompok usaha masyarakat. Program pemberdayaan tersebut antara lain berupa kelompok UMKM kuliner yang memproduksi olahan keripik singkong dan pisang, serta kelompok pengrajin kain tenun tradisional.

IMG_202603142034503924

Sementara itu, program terbaru yang tengah dikembangkan adalah program pekarangan kreatif, yang mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong maupun pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman pangan.

“Untuk yang pekarangan kreatif  saat ini belum ada karena saat ini masih tahap sosialisasi, program ini akan dimulai bulan depan. Kami berharap melalui program pekarangan kreatif masyarakat dapat memaksimalkan setiap lahan kosong yang tersedia, termasuk pekarangan rumah,”ujar Andre.

Ia menambahkan, semangat gotong royong dan pembelajaran bersama menjadi kunci utama dalam pengembangan masyarakat di Maumolo.

“Dengan semangat Maumolo Belajar, Maumolo Bertumbuh, saya yakin masyarakat Maumolo mampu berjaya di atas kaki mereka sendiri,” katanya.

Melalui berbagai program tersebut, warga berharap pengembangan pertanian dan pemberdayaan ekonomi di Maumolo dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat setempat.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Membangun NTT Terbaru