ChatGPT Selamatkan Nyawa Seorang Pria Setelah Mendesak: ‘Pergi ke Rumah Sakit SEKARANG!‘


 ChatGPT Selamatkan Nyawa Seorang Pria Setelah Mendesak: ‘Pergi ke Rumah Sakit SEKARANG!‘ ChatGPT selamatkan nyawa seorang pria Suaracom

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Seorang pria mengatakan ChatGPT menyelamatkan hidupnya setelah chatbot AI tersebut menyarankannya untuk pergi ke rumah sakit segera, dan dokter yang memeriksa mengatakan kepadanya bahwajika terlambat ia bisa kehilangan satu organ.

Pada tanggal 18 April, pengguna X Flavio Adamo berbagi pengalamannya dengan ChatGPT setelah mengalami rasa sakit yang tidak biasa. Awalnya dia menganggap rasa sakit itu tidak penting, ia pergi tidur dengan harapan rasa sakit i akan berlalu.

Namun, dilansir Medical Daily, ketika ia bangun keesokan paginya dengan gejala yang lebih parah, ia memutuskan untuk berkonsultasi dengan ChatGPT karena penasaran. Setelah memasukkan gejalanya, AI tersebut menanggapi dengan peringatan yang jelas dan mendesak: "Pergi ke rumah sakit. SEKARANG!"

Meskipun awalnya skeptis dengan apa yang ia anggap sebagai respons yang terlalu dramatis, ia mencatat bahwa ChatGPT tidak pernah bereaksi sekuat itu sebelumnya. Saat rasa sakitnya makin parah, ia menanggapi saran tersebut dengan serius dan mencari perawatan medis.

Di rumah sakit, dokter mengonfirmasi keseriusan kondisinya. "Tidak akan menjelaskan secara rinci, tetapi dokter mengatakan jika saya datang 30 menit kemudian, saya akan kehilangan satu organ," tulis Adamo.

Pengguna tersebut tidak membagikan secara spesifik tentang diagnosisnya, tetapi menganggap intervensi cepat ChatGPT berpotensi menyelamatkan hidupnya. "ChatGPT benar-benar menyelamatkan saya," ungkapnya.

Postingan tersebut kemudian menjadi viral, mendorong Sam Altman, CEO perusahaan induk ChatGPT, OpenAI, untuk menyampaikan tanggapan kepada pengguna tersebut.

"Senang sekali mendengarnya!" tulis Altman.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru