Sabtu, 24 Februari 2024

Fakta dan Mitos Seputar Kopi yang Perlu Diketahui


 Fakta dan Mitos Seputar Kopi yang Perlu Diketahui

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kopi semakin banyak dicari dan telah berkembang menjadi gaya hidup, terutama di kota-kota besar. Ada banyak manfaat kopi yang bisa didapat jika diminum dengan cara dan porsi yang tepat.

Namun, banyak pula mitos tentang kopi yang berkembang di kalangan masyarakat. Berikut beberapa mitos dan fakta kopi yang dijabarkan di laman kopi Otten.

Kopi Bisa Sebabkan Sakit Kepala
Faktanya, mengkonsumsi kopi tidak akan menyebabkan sakit kepala. Bahkan konsumsi kopi dapat meringankan derita sakit kepala. Untuk sakit kepala sebelah atau yang dikenal dengan migrain ringan,  mengkonsumsi secangkir kopi hangat bisa membantu meringankan.

Anak Kecil Dilarang Minum Kopi
Ada mitos yang menyebutkan anak kecil dilarang minum kopi karena bisa menyebabkan hiperaktif. Anak-anak memang tidak disarankan mengonsumsi kopi sebanyak orang dewasa. Namun, apabila anda mengkontrol konsumsi kafein pada anak, maka tidak akan menyebabkan anak usia 12 tahun ke atas menjadi hiperaktif.

Konsumsi kafein pada ukuran normal 40-200 mg justru akan bermanfaat. Manfaat yang di dapat antara lain menambah energi dan meningkatkan konsentrasi, sehingga mempermudah anak menjawab pertanyaan.

Kopi Buruk bagi ibu hamil dan  Janin
Mengonsumsi 7 cangkiir kopi atau lebih perhari atau sekitar lebih 600 mg bisa menunda kehamilan selama setahun. Namun, jika hanya mengkonsumsi kopi dua cangkir atau 300 mg dalam sehari tidak akan berpengaruh pada janin. Tapi ibu hamil harus tetap berkonsultasi pada dokter, karena fakta itu hanya berlaku jika ibu dalam kondisi sehat dan perkembangan janin normal. Ibu hamil juga bisa memilih mengonsumsi decaf coffee, yaitu kopi yang sudah diturunkan kadar kafeinnya.

Kopi Penyebab Tekanan Darah Tinggi
Mengkonsumsi kopi tidak akan mempengaruhi tekanan darah tinggi. Bahkan menurut beberapa penelitian, mereka yang mengonsumsi kopi yang sehat dan benar (bukan instan dan manis) bisa membantu mengontrol tekanan darah menjadi lebih stabil.

Kopi dapat Sebabkan Bau Nafas
Mengkonsumsi kopi justru bisa membuat nafas menjadi lebih harum dan segar. Hal ini karena di dalam kopi terdapat kandungan khusus yang dapat mencegah bau mulut. Itu sebabnya, banyak pengharum ruangan dan mobil yang menggunakan aroma kopi. Jadi tak ada alasan membuat napas kurang sedap dengan aroma kopi yang sudah sedap ini. Namum untuk kesehatan gigi dan mulut memang disarankan menggosok gigi setelah menikmati kopi agar gigi tidak menguning akibat warna kopi yang dikonsumsi.

Konsumsi Kopi Sebabkan Kecanduan
Mengkonsumsi kopi dalam takaran wajar tidak akan membuat kita menjadi kecanduan. Konsumsilah kopi dalam takaran normal, sekitar 200-300 mg atau dua hingga tiga gelas dalam sehari.

Kafein pada Kopi dapat Sebabkan Kanker Payudara
Kandungan kafein pada kopi tidak akan menyebabkan kanker payudara. Tidak ada hubungan antara kandungan kafein dengan kanker payudara. Jadi, jangan khawatir khususnya peminum kopi perempuan, karena kafein tak membahayakan apapun apalagi payudara.

Kopi tidak Baik Dikonsumsi Pelaku Diet
Mengkonsumsi kopi saat diet justru disarankan karena akan menekan nafsu makan.

Kopi dapat Sebabkan Penyakit Jantung
Menurut beberapa penelitian, mereka yang mengonsumsi kopi sehat secara teratur justru menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Jadi mitos ini tidak benar.

Kopi Sebabkan Pengeroposan Tulang
Mengkonsumsi lima cangkir kopi atau setara dengan 100-400 mg perhari tidak akan menggangu pertumbuhan tulang pada remaja atau dewasa.

Editor : Lintang Rowe

Lifestyle Terbaru