Loading
Sulam alis memang bertujuan mempercantik wajah, terutama bagi mereka yang memiliki alis yang tidak jelas bentuknya. (Jack Gobang/Arahkita.com)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Seseorang yang dikaruniai alis indah dan tebal harus bersyukur. Sebab, ada banyak sekali orang yang memiliki bentuk alis tidak sempurna.
Mereka pun harus bersusah payah melakukan berbagai macam perawatan untuk mendapatkan bentuk alis yang tebal dan indah. Untuk mengoreksi bentuk alis, salah satu perawatan yang bisa dilakukan adalah dengan sulam alis.
Tren kecantikan sulam alis semakin digemari wanita. Bagaimana tidak, dengan melakukan sulam alis, mereka tidak lagi perlu mencabut, mencukur bulu alis, dan menyempurnakannya dengan pinsil alis.
“Sulam alis memang bertujuan mempercantik wajah, terutama bagi mereka yang memiliki alis yang tidak jelas bentuknya,” ucap Monica San, Ahli Sulam Alis dan Konsultan Kecantikan dari Mbrowhouse, Jakarta.
Monica menuturkan, pasca disulam, bentuk alis akan terlihat lebih sempurna dan membuat seseorang lebih percaya diri. Lalu, apakah sulam alis aman dilakukan? Ia menegaskan, sulam alis aman dilakukan selama dalam pekerjaannya dilakukan oleh orang profesional di bidangnya.
Baca juga:
Cantik dengan Sulam Alis“Sulam alis aman kok selama dilakukan oleh professional. Seorang profesional dapat menjelaskan secara rinci proses dan ketahanannya, serta isi dari losion untuk sulam tersebut. Sulam alis juga menggunakan sari dari akar tumbuh-tumbuhan sehingga aman dilakukan. Selama proses yanng dilakukan tidak akan timbul pembengkakan dan juga tidak berdarah. Bahkan, bisa langsung ke pesta seperti pasien saya yang pernah lakukan,” ceritanya.
Tak hanya sulam alis saja yang menjadi tren, belakangan juga banyak wanita yang memilih untuk mentato alisnya. Lalu, apa perbedaan keduanya?
Baca juga:
Cantik dengan Sulam Alis“Perbedaan tato dan sulam terletak pada losion yang digunakan dan kedalaman pengerjaan. Kalau tato menggunakan tinta, sehingga bisa berubah warna menjadi hijau atau keabu-abuan. Sedangkan sulam alis tidak akan ada perubahan, paling hanya kabur dan menghilang seiring berjalannya waktu,” tutupnya. (Jack Gobang)